Reses, Wakil Rakyat Serap Aspirasi di Lapangan

oleh -2 views
Wakil Ketua DPRD, Kamaluddin ST M.Si

SUMBAWA BESAR, SR (02/03/2016)

Mulai Rabu (3/3) besok, kantor DPRD Sumbawa terlihat lengang. Pasalnya seluruh anggota DPRD Sumbawa tidak masuk kantor. Namun bukan berarti masyarakat tidak bisa menyampaikan aspirasinya. Para wakil rakyat ini akan menemui langsung konstituennya di lapangan untuk mengakomodir aspirasi terutama di daerah pemilihannya melalui kegiatan reses. Untuk diketahui, kegiatan reses anggota DPRD Sumbawa dilaksanakan selama 6 hari kerja. Sebagaimana kalender kegiatan DPRD Sumbawa 2016, bahwa masa reses pertama dijadwalkan mulai tanggal 3 Maret hingga 10 Maret mendatang.

Wakil Ketua DPRD Sumbawa, Kamaluddin ST M.Si kepada sejumlah wartawan mengatakan reses anggota dewan sangat urgen baik untuk anggota itu sendiri maupun masyarakat selaku konstituennya. Meski demikian masih ada pemahaman yang salah di masyarakat yang menganggap reses tidak bermanfaat, sehingga muncul keengganan untuk menghadiri reses. Pemahaman salah lainnya, reses dianggap sebagai ajang bagi-bagi duit. “Semua ini tidak benar,” ujarnya.

Dikatakan Kamal—akrab politisi yang juga Ketua DPD PPP Kabupaten Sumbawa ini, kegiatan reses tersebut sangat penting dan bermanfaat. Melalui reses, masyarakat dapat menerima informasi tentang pembangunan, di samping dapat menyampaikan keluhan tentang permasalahan apapun. Selain itu reses juga menjadi saluran yang efektif untuk menyampaikan aspirasi. Sementara dari sisi anggota DPRD, bisa berinteraksi langsung dengan konstituennya, menyampaikan sekaligus menyerap informasi untuk menjadi referensi dalam pelaksanaan tugasnya ke depan sebagai wakil rakyat. “Seperti di Dapil 5 ada 9 wakil rakyat. Ketika ada 10 aspirasi dari masyarakat, minimal 9 yang dipastikan bisa direalisasikan asalkan merupakan kebutuhan bukan sekedar keinginan. Ini salah satu contoh manfaatnya kegiatan ini,” kata Kamal.

Baca Juga  Terbaru !!! Survei Poltrust : Zul-Rohmi Unggul Jauh di Lombok

Karenanya Kamal berharap masyarakat tidak melihat reses ini sebagai kegiatan formal, tapi dijadikan forum untuk berkomunikasi dalam upaya memecahkan persoalan mayarakat dan daerah. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD