Hutan Sumbawa Dijarah, Bupati Marah Besar

oleh -13 views

SUMBAWA BESAR, SR (26/02/2016)

Maraknya illegal logging di sejumlah hutan Sumbawa membuat Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril B.Sc, marah besar. Ia meminta dinas terkait untuk intensif terjun ke lapangan baik melakukan tindakan maupun pengawasan. “Jangan hanya berada di kantor dan tidak melakukan apa-apa,” tukasnya saat dicegat SAMAWAREA usai pembukaan Rapat Koordinasi Pemantapan Persiapan Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan, Lantai III Kantor Bupati, Jumat (26/2) sore tadi.

Masalah illegal logging di Kabupaten Sumbawa ini sudah sangat luar biasa. Karena itu ketika hari pertama dilantik, Haji Husni—akrab Bupati disapa, langsung menggelar rapat koordinasi dengan Kapolres, Kejaksaan, dan Dandim, serta dihadiri langsung Wakil Gubernur NTB. Dalam rapat itu sepakat untuk menggelar operasi gabungan. Namun yang menjadi persoalan adalah ketersediaan anggaran. Meski demikian Bupati menegaskan agar tidak menjadikan keterbatasan anggaran itu sebagai hambatan dalam bertindak mengakhiri aksi yang meresahkan tersebut. “Bagaimanapun caranya ilegal loging harus dihentikan,” tegas Bupati.

Dinas Kehutanan selaku dinas terkait harus juga berupaya dan tidak hanya duduk di belakang meja dan membuat pernyataan. “Harus ada perubahan dan langkah tegas yang diambil. Paling tidak, turun ke lapangan melakukan pengawasan. Apalagi Polhut sudah dilengkapi dengan senjata. Ini lebih banyak di kota daripada di hutan. Kalau takut dengan maling kayu, berhenti saja,” tukas Bupati, seraya mewanti-wanti oknum aparat untuk tidak menjadi beking atau terlibat dalam aksi illegal ini.

Baca Juga  Pemilik Counter Lengah, HP Diembat Maling

Di bagian lain, Bupati menyoroti surat keterangan kayu yang menyatakan kayu berasal dari dalam kebun. Ia menilai surat itu hanyalah modus dari oknum-oknum tertentu, yang sebenarnya tidak semua berasal dari kebun melainkan dari kawasan hutan yang dijadikan sebagai kayu kebun. “Kami minta instansi terkait benar-benar mengkaji hal ini. Surat ini bisa menjadi modus oknum-oknum tertentu. Karena saat ditangkap tidak bawa surat dan jelas-jelas dari kawasan hutan, tiba-tiba kayu itu berubah menjadi kayu kebun,” demikian Bupati. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.