Dana Perjalanan Dinas Ditekan, Belanja Modal Ditingkatkan

oleh -7 views

SUMBAWA BESAR, SR (26/02/2016)

Pemerintahan Husni—Mo (HM Husni Djibril B.Sc—Drs H Mahmud Abdullah) akan mengusahakan proporsi belanja modal untuk perencanaan Tahun Anggaran 2017 dari total belanja APBD, meningkat minimal pada kisaran 25 persen. Angka ini akan diperoleh dengan cara menekan seefisien mungkin belanja barang dan jasa yang termasuk dalam komponen belanja langsung. “Pengeluaran untuk belanja perjalanan dinas, honorarium, ATK dan makan-minum yang saya nilai jumlahnya cukup signifikan akan ditekan seefisien mungkin,” kata Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril B.Sc pada pembukaan Musrembang tingkat Kecamatan Tahun 2016 di Lantai III Kantor Bupati, Jumat (26/2).

Sebagai gambaran, ungkapnya, postur APBD untuk Tahun 2016 terdiri dari rencana pendapatan sebesar Rp 1,523 triliun. Rencana belanja Rp 1,527 triliun. Dari rencana belanja sejumlah itu, sebanyak Rp. 990,4 milyar atau sebesar 64,83 persen adalah belanja tidak langsung yang di antaranya digunakan untuk membayar gaji pegawai dan belanja bantuan keuangan ke pemerintah desa. Praktisnya hanya 35,17 persen saja yang menjadi belanja langsung atau sebesar Rp. 537,41 milyar. Diantara 35,17 persen tersebut yang menjadi belanja modal hanya Rp 238,6 Milyar atau 44,41 persen dari alokasi belanja langsung, atau jika dibandingkan dengan total APBD secara keseluruhan hanya mencatat angka 15,62 persen dari total rencana belanja. Jumlah itu sangat kecil jika dibandingkan dengan kebutuhan untuk mengatasi masalah-masalah krusial yang harus segera dituntaskan. Angka 15,62 persen itulah yang digunakan untuk pembangunan jalan kabupaten, prasarana sumberdaya air dan fasilitas umum lainnya. Dengan adanya efisiensi belanja barang dan jasa, diharapkan persoalan pembangunan yang menjadi prioritas pemerintahan Husni—Mo dapat teratasi. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD
Baca Juga  Safari Perdana di Desa Labuan, Bupati Kucurkan Bantuan 1,3 Milyar