“Revisi UU KPK Sebaiknya Tidak Dibahas Saat ini”

oleh -6 views

JAKARTA, SR (23/02/2016)

Presiden Joko Widodo dan Pimpinan DPR RI mengadakan pertemuan konsultasi di Istana Negara Jakarta, Senin, 22 Februari 2016. Usai pertemuan tersebut, Presiden bersama Ketua DPR RI Ade Komaruddin memberikan pernyataan pers bersama. “Assalamu’alaikum, pada siang hari ini, saya menerima kunjungan dari Ketua dan Pimpinan DPR, Ketua-ketua Komisi, Ketua Fraksi dan Panja,” kata Jokowi mengawali pernyataannya pada pertemuan yang berlangsung dalam suasana santai membahas agenda-agenda legislasi nasional, termasuk di dalamnya adalah rencana revisi UU KPK.

Jokowi mengatakan sangat menghargai proses-proses dinamika politik yang ada di DPR, khususnya dalam rencana revisi UU KPK. “Dan tadi setelah berbicara banyak mengenai rencana revisi UU KPK tersebut, kita bersepakat bahwa revisi ini sebaiknya tidak dibahas saat ini. Ditunda. Dan saya memandang perlu adanya waktu yang cukup untuk mematangkan rencana revisi  UU KPK dan sosialisasinya kepada masyarakat. Mungkin itu yang bisa sedikit saya sampaikan pada kesempatan yang baik ini. Wassalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh,” tutup Jokowi.

Presiden RevisiSementara itu Ketua DPR Ade Komarudin mengatakan bahwa menyangkut UU Revisi KPK, “Kami telah bersepakat untuk menunda membicarakan sekarang ini tetapi tidak menghapus dalam daftar Prolegnas,” ucap Ketua DPR.

Waktu yang ada, lanjut Ade Komaruddin, akan dipergunakan untuk memberikan penjelasan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk dilakukan penyempurnaan dan sangat bagus untuk menguatkan KPK di masa yang akan datang.

Baca Juga  Jangan "Buang" NR dari Bursa Cawagub NTB

Pertemuan itu sendiri didahului dengan makan siang bersama di Istana Merdeka. Presiden didampingi Menko Polhukam Luhut B Panjaitan, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Mensesneg Pratikno, Menkumham Yasonna Laoly, dan Wamenkeu Mardiasmo. Sedangkan Pimpinan DPR didampingi  Ketua-ketua Fraksi, Ketua-ketua Komisi dan Panja. (Tim Komunikasi Presiden)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.