Dandim Ingatkan Dishut Serius Tangani Kayu Tangkapan TNI

oleh -5 views

SUMBAWA BESAR, SR (23/02/2016)

Dandim 1607 Sumbawa, Letkol (Inf) Agus Supriyanto mengingatkan jajaran Dinas Kehutanan Kabupaten Sumbawa untuk serius menangani kasus dugaan illegal logging hasil tangkapan TNI dalam beberapa kali operasi. Beberapa truk kayu di lokasi dan waktu yang berbeda berhasil diamankan TNI. Sebagian besar kayu itu berasal dari Hutan Olat Rawa Kecamatan Moyo Hilir yang belakangan ini marak dijarah pelaku illegal logging. “Kami minta tidak main-main, harus professional dan tidak terkontaminasi dengan hal-hal yang memalukan,” tukas Dandim saat ditemui SAMAWAREA, belum lama ini.

Saat diamankan TNI, kayu yang hendak diselundupkan ini tidak dilengkapi dengan surat atau dokumen resmi dari instansi berwenang. Bahkan sopir yang membawa kayu itu mengakui jika sebagian kayu itu illegal. “Sekali lagi kami ingatkan jangan main-main,” ucapnya.

TNI katanya ikut berperan langsung dalam melindungi hutan dan menjaga kelestariannya. TNI memiliki kewajiban untuk memberantas hal-hal yang bersifat illegal. Karena itu kayu hasil tangkapan TNI yang kemudian diserahkan kepada Dinas Kehutanan untuk ditindaklanjuti dan harus diproses secara maksimal. Ia tidak ingin adanya perubahan fakta jika memang illegal tidak dikatakan legal. “Jika memang kayu itu berasal dari hutan lindung, jangan dikatakan hasil kebun. Ini yang tidak boleh terjadi,” tandasnya.

Informasi yang diperoleh SAMAWAREA, tiga truk kayu yang diduga berasal dari Hutan Olat Rawa yang berhasil diamankan polisi, ternyata berasal dari kebun milik rakyat. Hal tersebut berdasarkan keterangan saksi ahli dari Dinas Kehutanan Sumbawa saat dimintai keterangan oleh penyidik kepolisian. Padahal ketika dicegat polisi, pengangkutan kayu tersebut tanpa dilengkapi dengan surat-surat. Hal inilah yang diwanti-wanti Dandim 1607 Sumbawa agar Dinas Kehutanan tidak main-main menangani kasus dugaan illegal logging hasil tangkapan TNI. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Hasil Uji Forensik, Tandatangan di Dokumen “Nasdem” Palsu

No More Posts Available.

No more pages to load.