Ribuan Simpatisan Kecewa Berat

oleh -32 views

MATARAM, SR (17/02/2016)

Ribuan simpatisan atau pendukung pasangan kepala daerah di 7 kabupaten/kota di NTB, kecewa berat. Pasalnya mereka tidak dapat menyaksikan secara langsung pelantikan pemimpin pilihannya dilantik secara serempak di Ballroom Hotel Lombok Raya, Rabu (17/2) siang tadi. Mereka tertahan di pintu gerbang utama dan meluber hingga ke jalan raya, karena tidak diijinkan masuk oleh ratusan aparat dari kepolisian yang tengah berjaga-jaga. Satu per satu tamu yang datang diperiksa. Bagi yang tidak dapat menunjukkan undangan resmi dari Biro Pemerintahan Provinsi NTB, harus bersabar menunggu di luar. Padahal banyak dari mereka yang sudah berpakaian rapi dan sebagian besar terutama wanita baru saja keluar dari salon. Sumpah serapah terucap dari mulut mereka. Bahkan ada salah seorang warga Sumbawa, Yani sempat mengajukan protes kepada aparat yang berjaga di gerbang. Yani menilai petugas tidak adil dan tebang pilih karena menurutnya ada tamu yang tidak bisa menunjukkan surat undangan diijinkan masuk hanya karena dikenal. “Jangan tebang pilih, harus konsisten dengan aturan. Kami ini datang dari jauh hanya untuk menyaksikan pemimpin kami dilantik untuk melengkapi kebahagiaan yang kami rasakan,” kata Yani dengan nada tinggi. Beberapa kali perwira senior setempat menenangkan Yani dan memberikan penjelasan. Suasana sempat kisruh karena simpatisan dari kabupaten lain ikut mengajukan protes. Namun petugas tak bergeming tetap menolak keinginan Yani dan lainnya untuk masuk.

Baca Juga  Para Tokoh Turun Gunung, Getarkan Kantor Bupati
Dinilai tebang pilih, Yani Protes aparat
Dinilai tebang pilih, Yani Protes aparat

Pengamanan pelantikan kepala daerah di NTB ini sangat ketat. Radius 200 meter dari lokasi pelantikan ditutup, dengan mengalihkan arus lalulintas ke jalan alternatif. Kondisi ini dikeluhkan pedagang kaki lima karena dagangannya sepi pembeli. Untuk memasuki lokasi pelantikan, pengamanan berlapis mulai dari gerbang utama, lobi hotel, pintu masuk menuju lantai satu, dua dan ballroom hotel dijaga dengan personil yang cukup banyak. Meski banyak yang lolos di gerbang utama dengan menunjukkan identitas selain undangan, tapi tidak menjamin untuk bisa lolos ke ring berikutnya. Bahkan yang ada undangan saja tidak diijinkan masuk ke ballroom—lokasi pusat pelantikan, karena over kapasitas.

Simpatisan Husni Mo
Simpatisan Husni Mo

Untuk diketahui, Kabupaten Sumbawa mendapat jatah 100 undangan terdiri dari para kepala SKPD, anggota DPRD, dan keluarga utama bupati dan wakil bupati yang dilantik. Meski demikian yang bertolak ke Mataram bisa mencapai seribuan orang, sebagian besar para pendukung dan simpatisan Husni-Mo. Mereka datang menggunakan beberapa buah bus, kendaraan pribadi dan angkutan umum baik darat, laut dan udara. Para simpatisan inipun akhirnya diarahkan ke kediaman Bupati HM Husni Djibril, di Komplek Perumahan DPRD NTB, Jalan Belibis, Pajang, Mataram. Mereka dijamu makan siang, di samping berkesempatan untuk berfoto ria.

Rafiq dan Selvi
Rafiq dan Selvi

Selain pasangan bupati dan wakil bupati Sumbawa beserta istrinya, yang menjadi perhatian dalam jamuan itu adalah pasangan Abdul Rafiq—dr Selvi yang hubungannya hangat menjadi pembicaraan publik. Ketua Komisi II DPRD Sumbawa yang mengenakan jas terlihat tampan dan Direktur RSUD Sumbawa dengan stelan kebaya tampak anggun. Sejak awal menghadiri pelantikan hingga mendatangi kediaman Bupati, selalu bersama. Mereka juga datang menggunakan satu mobil. Keduanya sangat serasi, terlebih lagi Rafiq dan Selvi sama-sama berstatus single, terlepas dari isu yang menggeliat. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD