Waspada!! ‘Proxy War’ Mengancam Persatuan Bangsa

oleh -24 views

SUMBAWA BESAR, SR (15/02/2016)

Danrem 162/Wira Bhakti Kolonel CZI Lalu Rudy Irham Srigede, ST., M.Si mengingatkan bahwa Bangsa Indonesia saat ini dihadapkan pada ancaman yang tidak ringan dan berbeda dari masa sebelumnya. Ancaman itu dikenal dengan istilah proxy war, dimana pelaku tidak dikenal secara jelas namun bila dicermati dampaknya telah menimbulkan berbagai persoalan seperti terjadinya berbagai konflik di masyarakat dan parpol, antar lembaga pemerintah yang dibentuk melalui konstitusi justru tidak saling memperkuat tetapi saling melemahkan, sehingga persatuan dan kesatuan yang menjadi soko guru republik ini sedang dirobek-robek. “Aparat pemerintah, toga, toma, toda, ormas dan pemuda sebagai salah satu kekuatan utama bangsa harus sadar dan paham ancaman yang sedang berkembang melalui cara-cara baru. Namun efek penghancurannya lebih dahsyat kebersamaan, persatuan, senasib seperjuangan,” kata Kolonel Rudy Irham saat menyampaikan Ceramah Wawasan Kebangsaan di hadapan Penjabat Bupati Sumbawa, Sekda, Kajari, Dandim 1607, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala SKPD, kades, toga, toma, dan toda se Kabupaten Sumbawa di Kantor Bupati Sumbawa, Senin (15/2).

Proxi War 1Karena itu lanjutnya, nasionalisme merupakan satu paham yang menciptakan dan mempertahankan kedaulatan sebuah negara (nation) dengan mewujudkan satu konsep identitas bersama untuk sekelompok manusia. Bangsa Indonesia lahir dari persamaan perasaan kebangsaan Indonesia berkehendak untuk hidup bersatu di tanah air Indonesia, sebagai satu bangsa untuk bersama-sama berjuang mencapai cita-cita kebangsaan. Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat melimpah, baik itu berupa sumber daya alam hayati seperti hasil laut, pertanian, dan perkebunan, di samping sumber daya alam non hayati yang sangat melimpah seperti hasil tambang, dan lainnya.

Baca Juga  Polisi Gelar Operasi Simpatik Selama 21 Hari

Lebih jauh dikatakan, dalam 6 tahun belakangan, pertumbuhan manusia mencapai 1 miliyar orang pertahun. Mengingat pertumbuhan yang sangat pesat tersebut menjadikan pangan sebagai kebutuhan yang sangat penting, karena untuk hidup manusia perlu makan. Karena kekayaan alam yang sangat melimpah, semua negara ingin menguasai sumber daya alam Indonesia. Kondisi dunia, jumlah penduduk yg semakin banyak, energi semakin menipis pangan dan air semakin terbatas merupakan ancaman terhadap Bangsa Indonesia. Apabila ketahanan nasional hancur atau terganggu, sulit untuk mengembalikan negara Indonesia menjadi negara yang aman dan sejahtera. “Proxy war merupakan perang melalui berbagai aspek berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu, peran ormas dan pemuda sangat strategis dan menentukan,” ujarnya.

Beberapa contoh proxy war yang terjadi di Indonesia di antaranya, demo buruh yang menuntut dengan cara mengintimidasi, tawuran pelajar antar sekolah, merusak fasilitas pemerintah, merusak fasilitas umum dan objek vital, mahasiswa bentrok dengan masyarakat, penyalahgunaan narkoba, dan lainnya. “Sebagai anak bangsa, masyarakat harus merefleksikan untuk negeri, buka mata, buka hati, buka telinga dan perhatian kita semua untuk melihat negeri yang kita cintai ini agar bertambah rasa cinta, dan kesadaran akan rasa nasionalisme kebangsaan kita semua untuk menuju kehidupan yang lebih baik. Masyarakat Indonesia jangan mudah terpengaruh budaya asing dan arus globalisasi, berpikir jernih, bijak, namun kritis melihat hal–hal yang mencurigakan,” tukasnya, seraya menegaskan bahwa kunci dari semua itu adalah berbuat yang terbaik, berani, jujur, tulus dan ikhlas untuk bangsa dan negara.

Baca Juga  Dilaporkan ALIM, Bansos Sapi Penyaring Kini di Tangan Polisi

Proxi War 2Sementara Penjabat Bupati Sumbawa, Drs H Supran MM dalam sambutannya mengatakan, kemajuan teknologi merupakan sesuatu yang tidak dapat lagi dihindari. Pasalnya, kemajuan teknologi berjalan beriringan dengan kemajuan ilmu pengetahuan sehingga tak dapat dipungkiri jika kemajuan teknologi masa kini berkembang sangat pesat. Teknologi telah menjadi sebuah kekuatan yang dapat membelenggu perilaku dan gaya hidup masyarakat. Bagi masyarakat sekarang, teknologi itu seperti kebutuhan primer, salah satunya teknologi informasi. Perkembangan teknologi informasi yang demikian pesatnya telah membawa manfaat luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia. Sumbangsih teknologi informasi terhadap kehidupan tidak lagi dapat dipungkiri. Perkembangan teknologi informasi yang demikian mengagumkan itu memang telah membawa dampak yang luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia baik secara positif maupun negatif. Beberapa dampak positif yang dirasakan dari perkembangan teknologi informasi yaitu mempermudah dalam mencari berbagai informasi, berkomunikasi dan mampu membuat manusia berpikir kreatif. Sedangkan dampak negatifnya di antaranya sosialisasi antar manusia secara langsung mulai berkurang, dan pola pikir masyarakat mudah terpengaruh informasi dari luar/asing secara sosial maupun budaya.   Mengingat dampak yang ditimbulkan dari perkembangan teknologi informasi cukup dahsyat bagi kehidupan manusia, membuat beberapa negara-negara maju memanfaatkannya untuk menaklukan negara lain baik itu secara idiologi maupun sosial budaya.

Di bagian lain, Bupati menegaskan, NKRI adalah harga mati. Sehingga dengan ceramah yang disampaikan Komandan Korem 162/Wira Bhakti, akan dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap upaya-upaya pihak luar atau asing untuk memecah bela persatuan dan kesatuan masyarakat Indonesia melalui penyebaran proxy war. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD