Narkoba Meruntuhkan Peradaban Manusia

oleh -13 views

SUMBAWA BESAR, SR (11/02/2016)

Maraknya peredaran narkoba di wilayah hokum Polres Sumbawa membuat keprihatinan sejumlah pihak. Untuk memeranginya merupakan tanggung jawab bersama semua elemen masyarakat, dan tidak bertumpu atau dibebankan kepada apparat kepolisian semata. “Ini harus menjadi perhatian serius karena masalah narkoba ini menjadi tugas dan tanggungjawab bersama,” ucap Pimpinan DPRD Sumbawa, Drs A Rahman Alamudy SH M.Si kepada SAMAWAREA, Kamis (11/2).

Persoalan narkoba di Kabupaten Sumbawa sudah bukan lagi lagi meresahkan tapi sudah dalam keadaan darurat. Narkoba tidak hanya menjamah kalangan atas dan berduit, tapi yang memprihatinkan telah menjerat anak-anak, remaja, pelajar bahkan petani dan nelayan. Sudah banyak pengguna narkoba yang terjaring aparat. Dan belum lama ini pengedar dan bandarnya sudah diciduk. Tindakan polisi tersebut ungkap Abi Mang—akrab politisi Golkar ini disapa, patut diberikan apresiasi dalam upaya meminimalisir peredaran narkoba sekaligus titik jera bagi para pelakunya. Perlu ada tindakan tegas terhadap para pengedar dan bandarnya, karena perbuatannya telah merusak moral generasi bangsa.

Namun tindakan ini tidak akan mampu memberantas peredaran narkoba jika tidak adanya kesadaran dari masyarakat itu sendiri. Karenanya pencegahan jauh lebih penting daripada tindakan. “Harus ada gerakan bersama secara massif untuk memerangi narkoba, dan semua elemen turun ke masyarakat untuk terus memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang bahaya narkoba tidak hanya dari sisi kesehatan, tapi juga hukum, agama dan social kemasyarakatan,” ucapnya.

Baca Juga  Lerai Perkelahian, Bonyok Dikeroyok

Abing Mang menilai narkoba lebih berbahaya daripada bencana alam dan krisis ekonomi. Sebab narkoba meruntuhkan peradaban manusia. Jika peredaran narkoba terus dibiarkan, tinggal menunggu kehancuran, karena barang haram tersebut telah mengamputasi munculnya generasi unggul dan berkualitas di masa mendatang. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.