Presiden Jokowi Batal Kunjungi Sumbawa

oleh -3 views

SUMBAWA BESAR, SR (09/02/2016)

Antusias dan harapan besar masyarakat Sumbawa untuk menyambut kedatangan Presiden RI, Ir H Joko Widodo, harus dipendam. Pasalnya orang nomor satu di negeri ini batal mengunjungi Kabupaten Sumbawa. Presiden Jokowi direncanakan datang ke Sumbawa setelah menghadiri peringatan pundak Hari Pers Nasional (HPN) ke-70 di Mataram NTB,  untuk melakukan peletakan batu pertama masjid di Pondok Pesantren (Ponpes) Modern “Dea Malela” milik Prof Dr Dien Syamsuddin di Dusun Pemangong, Desa Lenangguar, Kecamatan Lenangguar, Selasa (9/2) hari ini. Namun hingga hari H, belum ada kepastian Jokowi akan merealisasikan rencana tersebut, meski persiapan penyambutan termasuk pengamanan VVIP sudah disiapkan jauh hari sebelumnya.

Penjabat Bupati Sumbawa, Drs H Supran MM yang dihubungi SAMAWAREA pagi tadi, mengakui tidak jadinya Presiden Jokowi datang ke Sumbawa. “Tadi malam saya dapat informasi, Bapak Presiden kemungkinan tidak bisa hadir di sini (Sumbawa),” kata Supran—akrab Bupati disapa. Batalnya Presiden datang ke Sumbawa ini karena jadwal yang padat, karena pukul 11.15 Wita, Presiden sudah harus take off di Bandara Halim Perdana Kusuma, di samping kondisi cuaca yang tidak bersahabat sebagaimana informasi dari BMKG. Namun demikian, Presiden telah menugaskan dua menterinya, yaitu Menteri Pendidikan, dan Menteri Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) untuk merealisasikan rencana peletakan batu pertama tersebut. Kedua menteri ini berada dalam satu heli untuk mencapai lokasi Ponpes Dea Malela.

Baca Juga  Gerindra, Parpol Pertama Serahkan SK Pimpinan DPRD Definitif

Pada prinsipnya, ungkap Supran, Pemda Sumbawa siap menerima siapapun yang hadir, apalagi sekelas pejabat negara. Tentunya hal ini akan dimanfaatkan untuk menyampaikan aspirasi maupun rencana pembangunan di daerah ini agar bisa direalisasikan. Karenanya Ia menghimbau masyarakat yang sudah terlanjur antusias menyambut Presiden untuk tetap bersemangat dengan tetap menjaga kondusifitas daerah. Sebab kedua menteri tersebut hadir juga mewakili Presiden. “Mari kita manfaatkan momen ini untuk kepentingan masyarakat dan daerah,” ajaknya. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD