Jaga Generasi Bangsa, Jangan Layu Sebelum Berkembang

oleh -10 views

SUMBAWA BESAR, SR (09/02/2016)

“Modern dicerna bagai kebebasan, bebas lepas tanpa adanya batasan”. Sepenggal syair lagu Ciptaan Rhoma Irama ini menggambarkan kondisi saat ini. Paham kebebasan atau liberalisme telah menggerogoti khususnya para remaja dan pemuda yang menjadi generasi penerus harapan bangsa. Hal ini menjadi penyebab semakin meningkatnya pergaulan bebas di kalangan remaja mulai dari menjadi pecandu narkoba, minuman keras hingga sex bebas. Gejala ini sudah tampak di Kabupaten Sumbawa. Banyak remaja, pelajar bahkan siswa SD yang terjerat narkoba. Dan tidak sedikit kalangan remaja yang tertangkap polisi karena melakukan tindak kriminal. Bahkan Satpol PP kerap menjaring pelajar yang bolos sekolah, bahkan tertangkap berduaan di dalam kamar kos, tempat rekreasi dan taman-taman kota. Fakta ini membuat prihatin banyak kalangan, salah satunya Lembaga Adat Tana Samawa (LATS).

Menurut Sekretaris Umum LATS, Syukri Rahmat S.Ag kepada SAMAWAREA kemarin, kondisi terkini, generasi muda begitu gampang larut dalam arus informasi dan pola hidup serta pergaulan yang cenderung kebarat-baratan. Ada banyak fakta yang membuatnya terperanjat, mulai dari pesta narkoba, taman-taman kota yang berubah fungsi sebagai tempat maksiat, bahkan pantai yang semula menjadi tempat rekreasi juga tak kalah parahnya. Ada kekhawatiran kondisi ini semakin menjadi-jadi ketika perayaan Valentine Day pada 14 Februari mendatang yang diartikan kalangan anak-anak muda sebagai Hari Kasih Sayang. Tradisi valentine day ini adalah budaya yang tidak manusiawi dan upaya menggradasi moral generasi muda. Budaya ini juga sangat bertentangan dengan adat Tau dan Tana Samawa yaitu adat barenti ko syara’, syara’ barenti ko kitabullah, taket ko nene’ kangila boat lenge (takut kepada Allah dan malu berbuat hal yang tidak baik). “Saya yakin semua orang yang beragam bukan hanya Islam, pasti malu berbuat yang tidak baik. Jadi tidak ada tempat bagi valentine’s day bagi anak-anak muda Samawa,” tukas Syukri.

Baca Juga  Awardee NTB di Wuhan China Dipastikan Aman

Karenanya kondisi tersebut menuntut peran dan tanggung jawab semua pihak untuk melakukan kontroling dan memberikan pendidikan kepada anak-anaknya sebagai upaya melindungi masa depan generasi emas di masa mendatang agar tidak layu sebelum berkembang. “Kepada adik-adik para generasi muda, pelajar, dan mahasiswa mari isi hari-hari dengan sesuatu yang positif, berkreasi dengan maksimal, dan hindari diri dari hal-hal yang tidak bermanfaat,” ajak Syukri yang juga ketua KPU Sumbawa ini. Demikian kepada orang tua, guru, pendidik, pemerintah, aparat keamanan dan pihak-pihak lainnya untuk bersama-sama menjaga generasi bangsa ini sehingga tidak rusak dan hancur oleh hal-hal yang mendatangkan mudharat. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.