Sudah Dua Tersangka Proyek PKK Ditetapkan Jaksa

oleh -2 views

SUMBAWA BESAR, SR (04/02/2016)

Kejaksaan Negeri Sumbawa terus mendalami proses hukum kasus Proyek Perluasan Kesempatan Kerja (PPKK) Disnakertrans Sumbawa. Setelah menetapkan INW—PPK proyek dimaksud sebagai tersangka dan telah ditahan, kejaksaan kembali menetapkan tersangka lainnya berinisial DH, salah seorang pejabat Disnakertrans. Bertambahnya tersangka ini setelah kejaksaan menemukan indikasi ketidaksesuaian dalam pelaksanaan proyek tersebut di lapangan. “Ya, ada ketidaksesuaian yang kami temukan di lapangan,” kata Kajari Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasi Pidsus, Iwan Kurniawan SH, Kamis (4/2).

Salah satu ketidaksesuaian ini, ungkap Iwan—akrab jaksa ramah ini disapa, terletak pada jenis pengerjaan proyek, yang seharusnya padat karya dan dikerjakan secara swakelola oleh masyarakat, justru dikerjakan oleh pihak ketiga. Mengenai indikasi penyimpangan lainnya, Iwan enggan mengungkapkannya. Ia berdalih jika hal itu sudah masuk materi penyidikan.

Untuk mendalami kasus ini, sedikitnya sudah 10 orang saksi yang diperiksa di antaranya Sekretaris, bendahara pengeluaran, panitia pemeriksa barang, penandatangan SPM, pekerja di lapangan dan sejumlah pegawai Disnakertrans Sumbawa. “Sebagian memberikan keterangan mengenai keterkaitan tersangka dalam kasus ini. Sebagian lainnya mengenai proses pencairan dan pembayaran yang secara administrasi sudah sesuai dengan prosedur,” jelas Iwan.

Seperti diberitakan, Proyek PPKK Tahun 2013 ini senilai Rp 750 juta bersumber dari APBN yang dialokasikan di tiga lokasi yaitu Desa Krekeh Kecamatan Unter Iwes, Kecamatan Maronge dan Kecamatan Buer. Masing-masing lokasi ini mendapatkan dana Rp 250 juta. namun dalam pengerjaannya hanya di Desa Krekeh yang bermasalah. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD
Baca Juga  Dihadang Tiga Orang Bercadar, Pengendara Dibacok