Ratusan Pelajar Sumbawa Barat Ikuti Kampanye Safety Riding

oleh -22 views

TALIWANG, SR (03/02/2016)

Sedikitnya 200 pelajar Sumbawa Barat mengikuti kampanye Safety Riding yang digelar PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) bersama Satuan Unit Lalu Lintas Polres Sumbawa Barat. Kampanye memperingati Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) ini, dilaksanakan terpisah di 4 Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) sejak Senin (1/2) dan akan berakhir pada Kamis (4/2) di SMKN Brang Ene. Sementara tiga sekolah lainya yang sudah mendapat sosialisasi adalah SMKN I Taliwang, Seteluk dan Brang Rea.

Gensuv Social Responsibility (SR) PTNNT, Deden Zaidul Bahri
Gensuv Social Responsibility (SR) PTNNT, Deden Zaidul Bahri

Gensuv Social Responsibility (SR) PTNNT, Deden Zaidul Bahri mengatakan, PTNNT berkomitmen untuk terus mengampanyekan Safety Riding secara berkesinambungan guna meningkatkan kesadaran pengendara akan pentingnya pemahaman lalulintas dan keselamatan pengendara. “Kami prihatin melihat pelajar maupun pengguna jalan yang kadang tidak mengindahkan keselamatan diri saat berkendaraan, dari itu kami bersama kepolisian sengaja turun ke sekolah memberi pemahaman kepada pelajar agar mereka mengerti akan pentingnya mematuhi aturan lalulintas guna keselamatan bersama,” Kata Deden–sapaan akrabnya.

Safety Riding Pelajar 1Komitmen PTNNT untuk tetap mengampanyekan safety riding lanjut Deden, merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat Sumbawa Barat, khususnya kepada para pelajar yang notabene merupakan generasi muda yang masih membutuhkan arahan dan bimbingan. Seperti diketahui, pelajar pada umumnya masih awam akan aturan dan terkesan seenaknnya menggunakan jalan raya saat berkendaraan sehingga tidak hanya mengancam keselamatan diri sendiri tetapi juga keselamatan orang lain. “Semoga dengan gencarnya sosialisasi dan kampanye safety riding akan mampu menciptakan generasi yang taat aturan sehingga angka kecelakaan di jalan raya bisa diminimalisir,” imbuhnya.

Baca Juga  INOVASI Gelar Lomba Inovasi Pembelajaran 2018: Literasi dan Numerasi

Safety Riding Pelajar 2Data Kepolisian Sumbawa Barat, kecelakaan lalulintas akibat kecerobohan pelajar cukup banyak terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Kanit Lantas Polres Sumbawa, Bripka Mukhsan Setiawan menyebutkan lima faktor umum terjadinya kecelakaan lalulintas tersebut. Pertama, pengendara melakukan kebut-kebutan sehingga melampaui batas kecepatan. Kedua, melihat handphone saat berkendara sehingga tidak fokus. Ketiga, adanya jalan yang rusak, dan keempat, karena faktor kendaraan yang kurang diperhatikan seperti rem dan mesin. Kelima, faktor lingkungan.
“Sebagai seorang pelajar yang baik dan pintar, kalian harus mengedepankan disiplin dan patuh pada peraturan lalulintas saat berkendara,” pesannya.

Safety Riding Pelajar 3Pantauan SAMAWAREA di lapangan, dalam setiap kampanye safety riding dalam satu sekolah sedikitnya diikuti 40 siswa-siswi. Adapun bentuk kampanye goes to school adalah memberikan himbauan kepada pelajar pengendara sepeda motor agar memakai helm pengaman berstandar Nasional Indonesia (SNI), serta mematuhi aturan, rambu lalulintas dan membawa surat kendaraan bermotor. Selain itu, agenda sosialisasi yang bertajuk “Ayo Jaga Keselamatan dengan Mematuhi Aturan Berkendaraan di Jalan” diselingi sesi tanya jawab dan praktek tatacara berkendaraan yang baik dan benar. Dalam sesi tanya jawab setiap pelajar yang mampu menjawab pertanyaan narasumber mendapat hadiah istimewa sekaligus dinobatkan sebagai duta helm guna mengajak keluarga, rekan dan lingkungan untuk mengutamakam keselamatan di jalan raya. (AR/SR)

bankntb DPRD DPRD