Siaga Teroris, Polsek Empang Razia Penginapan

oleh -26 views

SUMBAWA BESAR, SR (30/01/2016)

Deteksi dini terus dilakukan jajaran Polres Sumbawa untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukumnya. Sekecil apapun informasi dari masyarakat terus ditindaklanjuti termasuk adanya orang asing yang dicurigai. Seperti yang dilakukan jajaran Polsek Empang yang menggelar razia di tempat kos-kosan dan rumah penginapan, Jumat (29/1) malam. Dalam razia tersebut, pihak Polsek sempat menginterogasi tiga orang ‘asing’ yang dicurigai.

Pemeriksaan sejumlah kos-kosan ini dilakukan ungkap Kapolsek Empang, IPTU Gusti Made Suardika yang dihubungi SAMAWAREA, Sabtu (30/1), berawal dari informasi Sekcam Empang. Dalam informasi itu Sekcam mengaku malam itu sekitar pukul 20.30 Wita, dia hendak memperbaiki pagar rumah dan kebetulan situasi gelap gulita karena terjadi pemadaman listrik. Samar-samar Sekcam melihat dua orang, satunya memakai topi dan tas punggung, satunya membawa tas jinjing. Terdengar percakapan yang mencurigakan. Salah satunya menanyakan dimana tempat menaruh senter yang kemudian dijawab ketinggalan di mobil. Keduanya juga menyinggung sempat membeli sumbu di jalan tanpa menjelaskan lebih jauh kegunaannya. Yang mencurigakan lagi, dari dialog kedua orang asing itu menanyakan berapa biasanya anggota polisi yang piket malam di Polsek Empang. Satunya pun menjawab “nanti kita pantau dari terminal”.

Merasa ada yang tidak beres, Sekcam bergegas membuntuti keduanya yang bergerak meninggalkan tempat tersebut. Karena terlalu hati-hati, Sekcam kehilangan jejak, yang kemudian menginformasikannya ke Polsek Empang. Ajik—sapaan akrab Kapolsek, langsung menyiagakan personil untuk melakukan penyisiran kendaraan yang melintas maupun yang parkir, serta penginapan seperti kos-kosan dan homestay di wilayah Empang hingga Tarano. Saat di terminal pihaknya mendapat informasi jika pernah melihat salah satu di antaranya, dengan ciri-ciri berambut cepak. Anggota langsung berbalik ke Homestay untuk kembali mengecek penghuninya. Di homestay ini ada tiga orang dengan tubuh kekar dan bertatto. Satunya diketahui kelahiran Dompu tinggal di Lombok hendak ke Bima bersama dua orang temannya dari Bali untuk berlibur. Kamar tempat menginap digeledah, tas dan barang-barang yang mereka miliki tak luput menjadi sasaran. Demikian dengan kendaraan yang digunakan untuk perjalanan ke Bima. Namun dari pemeriksaan tersebut tidak satupun benda mencurigakan ditemukan. Razia terus berlanjut sampai pagi hari ke lokasi lain.

Baca Juga  Restorasi Sungai, TNI Kembalikan Fungsi Sungai dan Cegah Banjir

Sejauh ini situasi Empang dan Tarano aman terkendali. Meski demikian operasi terus dilaksanakan guna menjalankan perintah pimpinan dan mengimbangi operasi di Kota dan sekitarnya. Pihaknya juga sudah menghimbau pemilik kos-kosan atau rumah penginapan untuk ikut berperan mengidentifikasi penghuninya melalui identitas yang dimiliki. Jika ada hal-hal yang mencurigakan, pemilik penginapan dapat segera menginformasikannya kepada polisi untuk segera diambil tindakan. “Deteksi dini harus terus berjalan agar antisipasi dapat segera dilakukan,” pungkas perwira berkumis tebal yang baik hati dan tidak sombong ini. (JEN/SR)

 

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.