Pembangunan Gardu Induk PLN di Sumbawa Mangkrak

oleh -53 views

SUMBAWA BESAR, SR (29/01/2016)

Proyek Gardu Induk (GI) 70 KV yang berlokasi di jalan tembus Simpang Boak—BTN Bukit Permai, Sumbawa, mangkrak. Kondisi proyek senilai miliaran rupiah ini terbengkalai sejak beberapa tahun yang lalu. Dari informasi seharusnya proyek yang berdiri di atas lahan 2 hektar lebih ini sudah tuntas Tahun 2011 lalu. Namun karena pengerjaannya diduga asal-asalan, membuat proyek tersebut tidak berlanjut. Khabarnya PLN selaku penerima produk enggan menerima hasil pengerjaan PT EE.

SAMAWAREA yang turun ke lokasi menemukan pembangunan GI yang tidak tuntas. Tiang gardu berdiri tanpa terawat karena semak belukar sudah mulai menjalar dan menempel. Di sekitarnya tampak tumbuhan gulma berubah menjadi rimba. Pemangkasan sedikit terlihat di beberapa titik, karena penjaga lokasi bernama Ahmad Jamal alias Mek sesekali melakukan pemangkasan ringan. Selain tiang gardu, terdapat dua bangunan kantor permanen yang belum dimanfaatkan. Kaca pintunya sudah hancur lebur, plafon ambruk dan tembok terlihat kusam. Menariknya terdapat garis polisi (police line) mengelilingi bangunan kantor tersebut.

Gardu Induk Proyek 1Informasi yang diserap di lapangan menyebutkan jika proyek tersebut sudah dibidik aparat penegak hukum baik kepolisian maupun kejaksaan. Tim penyidik beberapa kali mengecek keberadaan proyek dimaksud. Demikian dengan pengawas dari PLN. Artinya pembangunan Gardu Induk ini diduga bermasalah. Dari spesifikasi bangunan juga tidak sesuai. Selain telah melebihi masa kontrak yang hanya 14 bulan harus tuntas, juga beberapa fisik bangunan masih jauh dari harapan. Misalnya pembuatan saluran kabel Dap yang dianggap tidak sesuai dengan spek hanya beberapa puluh centimeter, dari seharusnya memiliki kedalaman 180 centimeter dan lebar 150 Cm. Dangkal dan sempitnya saluran Dap itu bisa menyulitkan petugas yang nantinya merangkai kabel di dalam saluran. Sebab saluran itu akan ditutup. Kemudian ada titik-titik yang diaspal dan dipaving blok justru tidak dilakukan.

Baca Juga  Tim Mabes Polri Awasi dan Periksa Polres di Pulau Sumbawa 

Gardu Induk Proyek 2Penjaga setempat, Ahmad Jamal mengakui jika sudah ada tim dari penegak dan pengawas PLN datang mengecek kondisi proyek. Mereka terlihat menyesalkan terbengkalainya proyek tersebut sehingga belum bisa dimanfaatkan bagi pasokan listrik di wilayah Sumbawa dan sekitarnya. Ia tidak mengetahui tujuan dari kedatangan tim tersebut. Dia juga tidak mengetahui kapan pengerjaan proyek itu dilanjutkan agar dapat bermanfaat bagi masyarakat dan daerah.

Disinggung mengenai police line yang mengelilingi bangunan kantor, Mek—sapaan akrabnya, mengakui jika lokasi setempat pernah terbakar akibat merambatnya api dari lahan kebun di samping. Kebetulan saat itu musim kemarau sehingga api cepat menyebar dan membakar sejumlah travo dan bangunan yang masih dalam pengerjaan.

Sementara itu Manager PLN Area Sumbawa, Roxy S yang hendak dikonfirmasi persoalan tersebut tidak berada di tempat. Pejabat PLN lainnya sebagian berada di luar daerah. sebagiannya enggan memberikan keterangan karena tidak berkapasitas. Apalagi Proyek Gardu Induk itu bukan menjadi ranah PLN melainkan perusahaan yang mengerjakannya. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD