AUYS Telah Usai, Saatnya Evaluasi

oleh -1 views

SUMBAWA BESAR, SR (28/01/2016)

ASEAN University Youth Summit (AUYS) 2016 yang digelar di Kabupaten Sumbawa, telah usai. Tentu pelaksanaan kegiatan ini menjadi bahan evaluasi bukan hanya bagi Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) sebagai pelaksana tapi juga pemerintah daerah dan masyarakat Sumbawa untuk mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan yang dimiliki. Persoalan yang sempat menjadi sorotan adalah transportasi udara, potensi wisata yang belum dikelola secara maksimal, dan kurangnya peran dinas atau instansi terkait dalam memanfaatkan momen berskala internasional ini.

Hal ini diakui PLT Bupati Sumbawa, Drs H Rasyidi dalam jumpa persnya belum lama ini. Menurutnya, masih banyak perlu dibenahi terutama terkait penerbangan atau transportasi udara. Pemda dan perhubungan sudah berkomitmen untuk melakukan perpanjangan Runway yang dibuktikan dengan menganggarkan ganti rugi pembebasan lahan masyarakat di sekitar bandara pada Tahun 2014. Namun upaya itu belum membuahkan hasil karena antara Pemda dan pemilik lahan untuk mencapai kesepakatan dalam hal besarnya ganti rugi lahan. Landasan pacu (runway) yang ada saat ini mencapai 1.650 meter yang rencananya akan ditambah sepanjang 180 meter sehingga Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin dapat didarati pesawat berbadan lebar. Upaya lainnya adalah menambah intensitas penerbangan dari tiga maskapai (Wings Air, Garuda dan Trans Nusa) yang tiga atau empat kali seminggu bisa dilakukan setiap hari. Hanya Wings Air yang sudah melakukannya dengan penerbangan setiap harinya. “Ini sangat penting mengingat saat ini mulai masuk era Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) dan menjadi menjadi perhatian kita bersama,” ucapnya.

Baca Juga  Stop Pasokan Luar, KSB Canangkan 95 Hektar Hortikultura

Selain transportasi udara, yang perlu mendapat perhatian adalah hotel tempat menginap para tamu terutama dari luar negeri. Sebab diakui Bupati, masih sangat sedikit yang layak atau berstandar dunia untuk melayani tamu. Karena itu pihaknya mencoba membuka peluang masuknya investor bukan hanya untuk membangun hotel tapi juga membenahi lokasi wisata yang belum terkelola secara maksimal. “Tidak ada gunanya potensi yang besar tanpa dikelola dengan baik dan tanpa bisa kita tawarkan untuk dilihat dan dinikmati masyarakat luar,” kata Bupati.

Sementara Ketua DPRD Sumbawa, Lalu Budi Suryata SP menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiasi UTS yang melakukan kegiatan berskala internasional. Event ini memberikan proses pembelajaran yang sangat penting dan hebat bagi Sumbawa terutama pemeritnah daerah, karena bisa mengidentifikasi kelebihan dan kekurangannya. Sarana prasarana transportasi sangat perlu untuk dibenahi. Pihaknya di DPRD selalu mendorong agar perluasan bandara dan perpanjangan runway segera diwujudkan, karena merupakan salah satu faktor penting untuk mendorong datangnya wisatawan datang ke daerah ini, termasuk juga sarana prasarana transportasi lainnya, darat dan laut. “AUYS adalah momen yang sangat penting untuk menunjukkan kepada mereka bahwa kita memiliki kearifan lokal yang tidak dimiliki oleh pihak lain, dan keunikan itu hanya ada di Sumbawa. Kita jaga dan berikan kesan yang baik kepada para tamu agar mereka bisa berkesan dan mengenang Sumbawa sebagai daerah tujuan yang nantinya akan kembali dikunjungi,” tandasnya. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD