Filipina Tuan Rumah AUYS 2017

oleh -13 views

Sumbawa Sukses Gelar AUYS 2016

SUMBAWA BESAR, SR (27/01/2016)

Filipina terpilih sebagai tuan rumah pelaksanaan ASEAN University Youth Summit (AUYS) 2017 mendatang. Hal ini ditandai dengan penyerahan bendera AUYS dari Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), Sumbawa, Indonesia, kepada Delegasi Filipina dalam acara Gala Dinner di malam puncak AUYS 2016, Selasa (26/1) tadi malam. Bendera AUYS ini langsung diserahkan Sultan Sumbawa Muhammad Kaharuddin IV yang didampingi Ketua Panitia Penyelenggara, M Nurjihadi M.Si. Hadir dalam kegiatan yang dipusatkan di Wisma Daerah Sumbawa ini di antaranya Plt Bupati Sumbawa Drs H Rasyidi, Wakil Bupati terpilih Drs H Mahmud Abdullah, Kapolres AKBP Muhammad SIK, Wakil Ketua DPRD Drs A Rahman Alamudy SH M.Si, Ketua Dewan Penasehat UTS Dr H Zulkieflimansyah M.Sc, Rektor UTS Dr Arief Budi Wintarto M.Eng, Ketua KPU Sumbawa Syukri Rahmat S.Ag, para pimpinan SKPD dan semua peserta AUYS dari berbagai negara di ASEAN. Pelaksanaan AUYS 2016 di Kabupaten Sumbawa, terbilang sukses. Kualitas pelaksanaan AUYS kedua ini dinilai lebih meningkat dibandingkan AUYS pertama yang digelar di Universitas Utara Malaysia (UUM) Tahun 2015 lalu. Ini terlihat dari kemasan acara dan kepuasan para peserta, di samping hasil konferensi yang sangat penting dan strategis. Acara penutupan tadi malam berlangsung sangat semarak. Masing-masing delegasi dari berbagai universitas baik dalam dan luar negeri, menampilkan budayanya. Decak kagum dan tepuk tangan bergemuruh yang memadati halaman berkonsep open party tersebut.

Baca Juga  Dua Mahasiswa STIKES Griya Husada Sumbawa Tembus Nasional
Muaythai Thailand
Muaythai Thailand

Diawali dari Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) salah satu delegasi Indonesia yang menampilkan Tari Wulan Pasatotang, berlanjut ke Thailand dengan Muay Thai Chaiya Traditional Dance yang disuguhkan Thaksin University. Kemudian Malaysia yang diwakili University Utara Malaysia (UUM) menampilkan Tari Tualang Tiga. Filipina tak kalah menariknya menampilkan Janggay Folk Dance oleh De La Salle University Dasmarinas. Usai Filipina, kembali delegasi Indonesia. Kali ini dari Generasi Baru Indonesia (Genbi) NTB dengan menampilkan kesenian Prisaian yang merupakan budaya Suku Sasak. Rangsit University Thailand juga naik panggung, dengan Ying Thai Jai Ngarm Dance. Setelah itu University Collage of Technology Sarawak, Malaysia, dengan Tarian Rampaian. Penampilan lainnya dari University Svan Dust University dengan Candle Dance (Thai Tradisional Dance). Giliran Royal University of Laws and Economic tampil memikat dengan tarian budayanya. Partisipan dari Indonesia University Education yang menampilkan Sajak Sunda kolaborasi  pencak silat. Penampilan penutup dari Bali Indonesia dengan Tari Kecak-nya.

Malaysia, Tari Tualang Tiga
Malaysia, Tari Tualang Tiga

Ketua Panitia Pelaksana, Muhammad Nurjihadi M.Si dalam closing statementnya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para peserta AUYS. Ia berharap mereka kembali lagi bersama keluarga, teman dan siapa saja dari negaranya masing-masing. UTS selaku penyelenggara berusaha maksimal memberikan pengalaman yang tak terlupakan kepada para peserta sehingga dapat dikenang saat sudah kembali ke negaranya masing-masing. “Meski universitas (UTS) masih baru, kami tetap melakukan segala sesuatu yang terbaik demi kelancaran kegiatan ini. Dan kita akan bertemu lagi tahun depan di Filipina,” cetusnya.

Baca Juga  UNSA Lahirkan Puluhan Sarjana Hukum
PLT Bupati Sumbawa, Drs H Rasyidi memberikan apresiasi kepada delegasi negara-negara ASEAN
PLT Bupati Sumbawa, Drs H Rasyidi memberikan apresiasi kepada delegasi negara-negara ASEAN

Sultan Sumbawa, Muhammad Kaharuddin IV, mengapresiasi terlaksananya kegiatan AUYS 2016 di Indonesia tepatnya Kabupaten Sumbawa. Apalagi kepercayaan penyelenggaraan dipercayakan kepada Universitas Teknologi Sumbawa—perguruan tinggi yang masih relative muda tapi memiliki segudang prestasi dunia. Kepercayaan dengan menjadi tuan rumah AUYS ini adalah penghargaan yang sungguh luar biasa. “Bagi Tau dan Tana Samawa, momentum AUYS bisa menjadi daya ungkit yang lebih kuat bagi pengembangan dan pembangunan Sumbawa ke depan,” ucapnya.

Rektor UTS, Dr Arief Budi Wintarto M.Eng, memberikan cinderamata kepada delegasi ASEAN
Rektor UTS, Dr Arief Budi Wintarto M.Eng, memberikan cinderamata kepada delegasi ASEAN

Sebelumnya Ketua Penasehat UTS, Dr H Zulkieflimansyah M.Sc saat membuka malam penutupan itu, memasuki MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) semua pihak harus mempersiapkan diri sehingga bisa bersaing. Doktor Zul mengibaratkan seekor rusa dan harimau. Seekor rusa harus bangun pagi-pagi sekali, selain itu dia juga harus bisa berlari daripada harimau yang tercepat di dalam hutan. Kalau tidak si rusa siap-siap menjadi mangsa harimau. Demikian juga dengan Harimau harus juga bangun lebih pagi lagi dan berlari lebih kencang daripada rusa, kalau tidak dia akan kelaparan. Ini diibaratkan seperti kondisi semua negara di ASEAN, ketika tidak mampu bersaing maka akan tertinggal dan tergilas dari negara-negara di luar ASEAN.  Melalui momen AUYS diharapkan memberikan persiapan terhadap semua negara di ASEAN. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.