Selamat Datang Mahasiswa se ASEAN di Sumbawa

oleh -3 views

SUMBAWA BESAR, SR (24/01/2016)

Peserta Konferensi Mahasiswa se-ASEAN (ASEAN University Youth Summit/AUYS) telah tiba di Sumbawa, Minggu (24/1) hari ini. Mereka berasal dari berbagai kota di Indonesia dan sejumlah negara di ASEAN. Nanti malam ratusan peserta AUYS ini akan disambut Sultan Sumbawa Muhammad Kaharuddin IV di Istana Dalam Loka. Sambutan itu dikemas dalam upacara Adat Samawa yang kemudian peserta dari berbagai negara ASEAN dihibur dengan pertunjukan budaya Samawa mulai dari tarian, ngumang dan lainnya.

Gubernur NTB Dr M Zainul Majdi MA dijadwalkan akan membuka secara resmi AUYS 2016 di Kantor Bupati Sumbawa, Senin (25/1). Selain Gubernur NTB, PLH Bupati Sumbawa Drs H Rasyidi dan Rektor Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) dr Arief Budi Witarto M.Eng selaku penyelenggara akan memberikan sambutan di ajang internasional tersebut. Acara akan dilanjutkan dengan ASEAN United Ceremony. Pada acara ini semua peserta perwakilan dari setiap negara membawa bendera negaranya masing-masing.

ASEAN University Youth Summit (AUYS) 2016 ini akan berlangsung hingga 27 Januari mendatang. Total mahasiswa yang mendaftar sebut Ketua Panitia Kegiatan, M Nurjihadi, M.Si yang ditemui SAMAWAREA sebanyak 489 orang. Namun dari jumlah tersebut hanya 220 mahasiswa yang datang, disebabkan kendala teknis di negara masing-masing. Sebagian lagi karena lambatnya konfirmasi kehadiran kepada pihak panitia sehingga tidak bisa diakomodir karena terbatasnya daya tampung ruangan dan fasilitas. Peserta yang datang hampir semua negara anggota ASEAN. Antara lain dari Malaysia, Filiphina, Thailand, Vietnam, Laos, dan Kamboja.

Jihad menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta konferensi. Menurutnya, penyambutan yang dipusatkan di Istana Dalam Loka sebagai bukti bahwa bukan hanya panitia saja yang ikut menerima tapi seluruh masyarakat Kabupaten Sumbawa. Karena Istana Dalam Loka merupakan tempat yang paling dihormati dan paling dicintai oleh masyarakat Sumbawa.

Jihad mengakui, AUYS 2016 ini merupakan pengalaman pertama panitia ataupun UTS menjadi tuan rumah untuk acara berskala internasional. Meski demikian Jihad memastikan panitia dan pihak UTS secara umum akan berupaya maksimal memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta. Karena pihak panitia dan masyarakat Kabupaten Sumbawa secara umum sangat berharap nantinya semua peserta yang datang bisa kembali lagi ke Sumbawa baik bersama keluarga, teman dan setiap orang yang dikenalnya. “Acara ini adalah follow-up dari acara yang sama tahun 2015 lalu di Universtitas Utara Malaysia (UUM). Dan kami berusaha untuk mempersembahkan yang lebih baik lagi dari kegiatan serupa di Malaysia tahun lalu,” kata Jihad yang pada AUYS 2015 di Malaysia menerima langsung bendera AUYS sebagai mandat untuk dilaksanakan di Sumbawa, Indonesia.

Baca Juga  Sumbawa Juara Dunia Muaythai di Bangkok
Universitas Utara Malaysia (UUM) menyerahkan Bendera AUYS, tanda resminya UTS menjadi tuan rumah untuk event yang sama pada Tahun 2016
Universitas Utara Malaysia (UUM) menyerahkan Bendera AUYS, tanda resminya UTS menjadi tuan rumah untuk event yang sama pada Tahun 2016

Berdasarkan rundown acara, hari kedua, peserta akan mendapat wawasan dan pengetahuan dari para tokoh nasional ternama. Sesi pertama bertema “Membangun Industry Dengan Semangat Social Enterpreneurship”. Sesi ini mengupas tentang potensi ekonomi masyarakat ASEAN. Mulai dari perkembangan industri di beberapa negara ASEAN dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Menciptakan semangat social entrepreneurship pada industry dan masyarakat ASEAN. Hingga pentingnya membangun jiwa entrepreneurship pada mahasiswa ASEAN, serta ASEAN pasca MEA. Materi pertama ini disampaikan secara tuntas oleh Ketua KADIN, Rosan P Roeslani dengan moderator Dr Zulkieflimansyah M.Sc. Sesi kedua diskusi akan dilanjutkan dengan tema “Social Enterpreneurship Sebagai Pemersatu Masyarakat ASEAN”. Beberapa topik yang akan dibahas mulai dari MEA dan potensi kesenjangan ekonomi masyarakat. Dilanjutkan dengan topik membahas bagaimana membangun kepedulian antar masyarakat ASEAN. Selanjutnya tentang social enterpreneurship sebagai solusi mengatasi kesenjangan ekonomi masyarakat ASEAN, termasuk mengupas tuntas tentang social entrepreneurship. Pembahasan lainnya juga tentang pemuda sebagai pelopor social entrepreneurship di ASEAN. Di dalamnya akan dibicarakan bagaimana memulai bisnis berorientasi social entrepreneurship. Masih di hari kedua, setelah istirahat siang, para peserta akan melanjutkan kegiatan yakni youth conference. Mereka akan berdiskusi tentang Social Entrepreneurship as the Main Character of Future ASEAN Generation. Di sini peserta akan bertukar pikiran, gagasan dan ide tentang tema AUYS 2016 sehingga menghasilkan satu kesimpulan sekaligus rekomendasi para pemuda dan mahasiswa ASEAN untuk kebijakan pimpinan negaranya di wilayah ASEAN.

Di hari ketiga, semua peserta akan mengikuti program rural engagement program. Semua peserta akan diajak panitia berkunjung ke Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara. Ada sejumlah destinasi yang dikunjungi di daerah kaya kerajinan ini. Mereka akan dibagi menjadi tiga kelompok. Ada yang akan ditempatkan di SD Penyaring, pusat pengolahan susu kuda liar, dan lokasi pembuatan permen susu. Di sini para peserta dari berbagai negara berbaur dengan masyarakat sekaligus ikut belajar. Setelah itu peserta diajak menonton pacuan kuda dengan joki cilik di Kerato Angin Laut. Setelah menikmati sajian itu, peserta akan kembali ke UTS untuk mengikuti sharing session. Dalam kegiatan ini dikupas mengenai “Bank and ASEAN Economic Community (AEC) dengan materi “Peran Penting Perbankan dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)”. Materinya akan disampaikan oleh Deputi Gubernur BI, Erwin Rijanto. Selain itu ada juga materi tentang perbankan sehat dan berkualitas yang akan disampaikan Deputi Komisioner OJK Bidang Perbankan, Irwan Lubis. Sesi pertama ini dipandu Abdul Hadi Ilman–Dekan FEB UTS.

Baca Juga  Gubernur Minta Putra NTB Pimpin Poltekpar Lombok

Untuk sesi kedua akan dilanjutkan sosialisasi LPS dan dunia asuransi. Materinya akan mengupas bagaimana LPS sebagai penjamin simpanan di Indonesia. Dilanjutkan dengan materi tentang asuransi yang aman dan bermanfaat yang akan disampaikan Deputi Komisioner OJK Bidang Asuransi, Dumoly Pardede. Acara akan berlanjut hingga malam hari. Di malam terakhir kegiatan itu nantinya para peserta akan mengikuti Gala Dinner and ASEAN Cultural Show. Di acara ini peserta mengikuti kuliah singkat mengenai “financial inclusion to promote social entrepreneurship in asean”. Kuliah singkat ini bertujuan untuk memberikan closing statement yang menarik sebagai kesimpulan umum AUYS 2016. Kegiatannya akan diisi oleh Ketua OJK Muliaman Hadad, dan anggota DPR RI Dapil NTB, Wilgo Zainar. Di penghujung kegiatan akan ditutup dengan ASEAN Cultural Show. Yaitu menampilkan budaya dari semua negara ASEAN yang menjadi peserta seperti tarian, musik dan lainnya. Moment itu juga akan dimanfaatkan untuk penyerahan plakat dan bendera AUYS 2017 kepada tuan rumah selanjutnya.

Untuk Diketahui, SAMAWAREA–media online lokal yang menggelobal  menjadi salah satu Media Patners  selain TVRI, RPD Sumbawa, Radar Sumbawa dan Suara NTB yang ikut menyukseskan terselenggaranya AUYS 2016.  (JEN/SR*)

CAPTION: Peserta AUYS 2016 asal Filiphina saat disambut panitia AUYS di Bandara Internasional Lombok (BIL).

bankntb DPRD DPRD