Ratusan Mahasiswa ASEAN Bangga Disambut Sultan Sumbawa

oleh -59 views

SUMBAWA BESAR, SR (24/01/2016)

Tari Nguri, Ratib Rabana Ode dan Ngumang menyambut ratusan mahasiswa dari berbagai negara ASEAN di Istana Dalam Loka Sumbawa, tadi malam. Para tamu istimewa yang datang untuk menghadiri pertemuan mahasiswa se ASEAN atau ASEAN University Youth Summit (AUYS) ini langsung disambut Sultan Sumbawa Muhammad Kaharuddin IV beserta permaisurinya. Ikut mendampingi  Sultan sejumlah pengurus Lembaga Adat Tana Samawa (LATS) dan anggota Forum Pimpinan Kepala Daerah (FKPD). Tampak hadir Rektor Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) Dr Arif Budi Wintarto dan Ketua Dewan Penasehat UTS, Dr H Zulkieflimansyah M.Sc. Acara welcome party ini dikemas secara tradisional dengan menonjolkan nuansa adat budaya Samawa. Meski demikian cukup semarak dan membuat kagum sekaligus bangga para peserta. Kekaguman ini ditandai dengan antusiasnya mereka minta foto bersama Sultan. Mereka juga menjadi Istana Dalam Loka sebagai latar untuk berselfie ria. Tak hanya itu para peserta AUYS yang sebagiannya berasal dari perguruan tinggi terkemuka di Indonesia seperti UI, UGM dan lainnya, sangat lahap mencicipi makanan khas atau kudapan Sumbawa. Sebab di komplek istana disediakan gecok, madu dan ubi, jadi poteng, jajanan bulu basah, dan Kopi Tepal. Semua peserta tampak anggun dan ke-Samawa-an. Mereka mengenakan sapu (untuk laki-laki) dan selempang Samawa untuk perempuan. Penyambutan tamu tersebut berlangsung sukses. Rencananya AUYS resmi dibuka Gubernur NTB di Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Senin (25/1) pagi.

Baca Juga  HMS: Revitalisasi Pramuka Penting untuk Hadapi Persaingan di Era Global

AUYS Sultan 2Ketua Panitia AUYS 2016, M Nurjihadi, M.Si dalam sambutan Berbahasa Inggris menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta konferensi. Menurutnya, penyambutan yang dipusatkan di Istana Dalam Loka sebagai bukti bahwa bukan hanya panitia saja yang ikut menerima tapi seluruh masyarakat Kabupaten Sumbawa. Karena Istana Dalam Loka merupakan tempat yang paling dihormati dan paling dicintai oleh masyarakat Sumbawa.

Jihad mengakui, AUYS 2016 ini merupakan pengalaman pertama panitia ataupun UTS menjadi tuan rumah untuk acara berskala internasional. Meski demikian Jihad memastikan panitia dan pihak UTS secara umum akan berupaya maksimal memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta. Karena pihak panitia dan masyarakat Kabupaten Sumbawa secara umum sangat berharap nantinya semua peserta yang datang bisa kembali lagi ke Sumbawa baik bersama keluarga, teman dan setiap orang yang dikenalnya. “Acara ini adalah follow-up dari acara yang sama tahun 2015 lalu di Universtitas Utara Malaysia (UUM). Dan kami berusaha untuk mempersembahkan yang lebih baik lagi dari kegiatan serupa di Malaysia tahun lalu,” kata Jihad yang pada AUYS 2015 di Malaysia menerima langsung bendera AUYS sebagai mandat untuk dilaksanakan di Sumbawa, Indonesia.

Ketua Panitia AUYS 2016, M Nurjihadi M.Si
Ketua Panitia AUYS 2016, M Nurjihadi M.Si

Nurma—salah seorang mahasiswa Universitas Utara Malaysia (UUM) yang diwawancarai  SAMAWAREA, mengaku sangat gembira bisa menjadi peserta dalam AUYS 2016, apalagi dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa. Selain ini pengalaman pertama dan bisa sharing informasi dengan mahasiswa dari berbagai negara khususnya ASEAN, Ia juga mengaku sangat mencintai Sumbawa termasuk adat dan budayanya. Sebab mahasiswa yang mendapat beasiswa dari kerajaan Malaysia dan menjadi salah satu duta pertukaran mahasiswa Malaysia—Korea, adalah berdarah Sumbawa karena ayahnya berasal dari Taliwang, KSB. Ayahnya yang merupakan seorang perantau menikah dengan ibunya asal Pahang Malaysia dan dikarunia tiga orang anak termasuk dirinya sebagai anak pertama. “Meski pertamakali ke sini, saya merasa berada di daerah sendiri,” ucapnya.

Baca Juga  SMAN 1 Plampang Banjir Hadiah

Mengenai acara penyambutan, Nurma didampingi Yati—rekan sekampusnya, mengaku cukup menarik dan unik. Mereka disuguhkan hal yang langka dan bakal menjadi kenangan untuk selalu dikenang. Namun ia bersama teman-temannya ingin sekali berlama-lama di Sumbawa untuk menikmati destinasi yang dipromosikan maupun yang pernah diceritakan ayahnya. “Insya Allah, kami akan datang lagi, pasti dalam waktu yang cukup lama. Saya siap mempromosikan Sumbawa, bahkan jika umur panjang siap untuk membangun Sumbawa,” ujar gadis cantik mahasiswa semester 7 ini.

Gecok, salah satu makanan khas Sumbawa untuk AUYS 2016
Gecok, salah satu makanan khas Sumbawa untuk AUYS 2016

Ditemui di sela-sela acara, PLT Bupati Sumbawa, Drs H Rasyidi memberikan apresiasi terhadap jajaran UTS dan semua pihak yang mendukung pelaksanaan event dunia yang digelar di Sumbawa tahun ini. Kegiatan ini sekaligus untuk mengenalkan Sumbawa dengan segala keunikannya. Ia beharap melalui kegiatan tersebut, Sumbawa makin dikenal luas di kancah internasional. Apalagi dalam menghadapi MEA 2016 dibutuhkan daya saing untuk kemajuan bersama. “Salah satu yang bisa dijual di Sumbawa untuk MEA adalah pariwisata budaya,” pungkasnya. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.