Polisi Gagalkan Penyelundupan Ratusan Tabung Gas Elpiji

oleh -5 views

SUMBAWA BESAR, SR (18/01/2016)

Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sumbawa menyita ratusan tabung gas elpiji bersubsidi, kemarin. Tabung gas sebanyak 222 buah ini berasal dari Mataram diduga hendak diselundupkan ke Kabupaten Bima tanpa mengantongi ijin. Selain menyita barang bukti tersebut, polisi juga mengamankan dua orang berinisial SA (42) sopir yang beralamat di Desa Mbuju, Kecamatan Kilo, Dompu, dan pemilik barang, HE (29) warga Kota Mataram untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi SAMAWAREA melalui Kasat Reskrim, AKP Tri Prasetiyo, Senin (18/1) mengatakan adanya pendistribusian tabung gas ini diketahui berdasarkan informasi dari masyarakat. Polisi langsung mencegat truk yang melintas di depan SPBU KM 3 Jalan Lintas Sumbawa—Bima. Saat dicek truk itu mengangkut ratusan tabung gas berukuran 3 liter, sopir maupun pemiliknya tidak dapat menunjukkan surat ijin pendistribusian. Dari hasil pemeriksaan, sopir truk mengaku hanya membawa barang tersebut menuju Kabupaten Bima. Sedangkan pemilik barang, HE mengaku ratusan tabung gas itu dibeli ecer dari para pedagang kios yang kemudian dikumpul untuk dijual ke Bima karena ada permintaan dari masyarakat setempat. HE juga mengaku tidak mengantongi surat ijin.

Menurut AKP Tri—sapaan singkat Kasat Reskrim, produksi, penyimpanan, distribusi dan penjualan gas elpiji bersubsidi harus mengantongi ijin sebagaimana pasal 52 dan 53 UU No. 2 Tahun 2001 tentang Migas. Untuk memastikan pelanggaran hukumnya, pihaknya berencana ke Jakarta guna meminta keterangan saksi ahli di Kementerian ESDM. (JEN/SR)

 

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Pungli, Kepala Pasar Sayang-Sayang Dicokok Polisi

No More Posts Available.

No more pages to load.