Rumah Tidak Layak Huni di KSB Capai 6.985 Unit

oleh -5 views

BPM-PD Usulkan Bantuan 1000 Unit ke Kemenpera 

TALIWANG, SR (14/01/2016)

Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM-PD) Sumbawa Barat mencatat sebanyak 29.659 rumah penduduk di Kabupaten Sumbawa Barat, terbagi atas 22.488 rumah dalam kategori layak huni dan 6.985 rumah dikategorikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Kepala Bidang Pengembangan Partisipasi Sosial Budaya Masyarakat (Sosbudmas) BPM-PD KSB, Jisnawati SH menyebutkan, data RTLH dimaksud telah dipadukan dengan data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) dan data kantor Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berenca (PPKB) setempat. RTLH paling banyak ditemui di Kecamatan Taliwang yakni 2.097 unit RTLH, Seteluk 1.675, Jereweh 824, Poto Tano 630, Brang Rea 607, Sekongkang 484, Maluk 407 dan Kecamatan Brang Ene 261 unit RTLH. “Untuk tahun ini kami sudah mengusulkan ke Kemenpera agar Sumbawa Barat bisa dibantu 1000 unit rumah, mudah-mudahan bisa disetujui seluruhnya,” kata Jisnawati di ruang kerjanya.

Harapan terbesar untuk mengurangi jumlah RTLH di Sumbawa Barat adalah bantuan dari pemerintah pusat. Pemerintah Sumbawa Barat sejauh ini belum bisa berbuat banyak karena terkendala keuangan daerah. “Pemerintah Propinsi sejak dua tahun terakhir hanya bisa memberikan bantuan sekitar 35 unit rumah kepada Sumbawa Barat itupun dalam bentuk pembangunan rumah baru,” jelasnya.

Jika pemerintah pusat dalam setahun bisa menggelontorkan bantuan 500-1000 unit rumah maka dalam kurun waktu 7-13 tahun ke depan dapat dipastikan RTLH tidak lagi ditemukan di Sumbawa Barat. “Data RTLH yang kami miliki belum dipadukan dengan data bantuan perumahan yang dikerjakan oleh dinas lain, seperti Disosnakertrans, BPBD dan DKPP,” urai Jisnawati
Meski demikian, lanjutnya, meskipun ada pengurangan jumlah RTLH karena adanya bantuan melalui dinas tadi, jumlah pengurangannya tidak terlalu besar. Pasalnya dalam setahun terakhir bantuan perumahan bagi Sumbawa Barat hanya diberikan kepada sekitar 250 unit rumah. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Lindungi Petani, Gubernur NTB Ajak Bupati Walikota Serap Beras Lokal

No More Posts Available.

No more pages to load.