Mantan Ketua UPK PNPM Empang Segera Disidang

oleh -5 views

SUMBAWA BESAR, SR (13/01/2016)

Tidak lama lagi kasus dugaan korupsi PNPM Kecamatan Empang dengan tersangka Cahya Fardhani akan disidangkan di Pengadilan Tipikor Mataram. Pasalnya berkas perkara kasus ini telah dinyatakan lengkap (P21) dan segera dilimpahkan. “Rencananya pekan depan akan kami limpahkan agar segera disidangkan,” kata Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Sumbawa, Iwan Kurniawan SH di ruang kerjanya, Rabu (13/1).

Diakui Iwan—sapaan akrab jaksa muda ini, pemberkasan tersangka Cahya Fardani cukup lama karena harus melakukan pemeriksaan saksi yang cukup banyak. Semua kasus yang sama dengan tersangka lainnya, Henny Ariesandy, kembali diperiksa. Mulai dari 18 kelompok simpan pinjam perempuan, aparatur desa, pengurus kecamatan hingga  kabupaten. Saksi yang lumayan banyak ini juga nantinya akan diboyong ke Mataram untuk memberikan keterangan dalam persidangan. Untuk persiapan sidang, ungkap Iwan, pihaknya sudah menyusun rencana dakwaan (rendak) untuk tersangka yang selanjutnya akan diekspos secara internal.

Untuk diketahui tersangka Cahya Fardani saat itu menjabat sebagai Ketua UPK PNPM-MP Empang. Sebelumnya, kejaksaan telah menetapkan Henny Ariesandy selaku Bendahara UPK sebagai tersangka dan kini tengah menjalani masa hukum.
Untuk diketahui, Proyek PNPM-MP Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa ini dilaksanakan pada 2008-2011. Dalam pelaksanaannya, sekitar 18 kelompok tidak diberikan bantuan yang bersumber dari APBN tersebut. Kejaksaan menemukan dugaan pinjaman dana bergulir itu yang disalurkan oknum bendahara UPK adalah fiktif.  Akibatnya negara dirugikan lebih dari Rp 700 juta sebagaimana hasil penghitungan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) NTB. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Empat WNA China dan Malaysia Dideportasi

No More Posts Available.

No more pages to load.