Ungkap Kasus DBHCHT Sumbawa, Jaksa Koordinasi Kemenkeu

oleh -3 views
Kajari Sumbawa, Paryono SH MH

SUMBAWA BESAR, SR (12/01/2016)

Kejaksaan Negeri Sumbawa berencana akan bertolak ke Jakarta untuk berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan terkait Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Upaya ini dilakukan untuk mendapatkan pemahaman sekaligus data dan informasi lebih banyak, mengingat saat ini kejaksaan tengah menangani laporan dugaan penyimpangan DBHCHT yang dialokasikan ke Kabupaten Sumbawa. “Penggunaan DBHCHT diatur oleh aturan Menteri Keuangan. Aturan inilah yang disingkronkan dengan penggunaan dana itu oleh masing-masing instansi apakah menyimpang atau tidak,” kata Kajari Sumbawa Paryono SH MH di ruang kerjanya, Selasa (12/1).

Ketika penggunaannya tidak sesuai lanjut Paryono—akrab Kajari disapa, sudah pasti terjadi penyimpangan. Yang perlu diketahui lagi apakah jenis penyimpangan itu masuk ranah administrasi atau korupsi. “Inilah yang kami koordinasikan agar tidak salah dalam melangkah,” ucapnya.

Kajari mengakui sudah beberapa kepala SKPD di lingkup Pemkab Sumbawa dimintai keterangannya. SKPD ini adalah penerima aliran DBHCHT Tahun 2014 lalu. Selain itu tim kejaksaan sudah turun ke lapangan untuk mengumpulkan data sebagai respon atas laporan dugaan penyelewengan penggunaan dana DBHCHT senilai total Rp 7,3 miliar. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD
Baca Juga  Tabrak Seorang Nenek, Truk Pengangkut Kayu Terguling