Pemilik Motor dan Teman Boncengan Korban Diperiksa Polisi

oleh -7 views
Kapolsek Moyo Hilir dan anggota lakukan olah TKP

Ungkap Kematian Jamaluddin yang Tewas Tergorok

SUMBAWA BESAR, SR (12/01/2016)

Kasus pembunuhan Jamaluddin (30) warga Dusun Bage Tango Kecamatan Lopok, terus didalami jajaran Polsek Moyo Hilir yang diback-up Polsek Lape. Hingga saat ini polisi masih meminta keterangan sedikitnya empat orang saksi. Tiga saksi diperiksa di Polsek Moyo Hilir, satunya di Polres Sumbawa. Korban ditemukan di dekat jembatan Ai Puntuk, Desa Serading tepatnya perbatasan antara Kecamatan Moyo Hilir dan Kecamatan Lopok, dalam kondisi mengenaskan dengan leher nyaris putus, punggung dan pinggang belakang terbelah.

Kapolsek Moyo Hilir, IPTU Muaji yang dikonfirmasi SAMAWAREA petang ini, mengatakan, penyelidikan terus dilakukan. Beberapa saksi telah dimintai keterangan, dan tinggal tiga saksi yang sampai sekarang masih diperiksa. Yaitu kakak korban, keluarga korban, pemilik sepeda motor yang dipakai untuk membonceng korban, dan teman yang membonceng korban berinisial MN. Sebab salah seorang saksi sempat bertemu korban dibonceng MN di depan Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin pada malam harinya sebelum korban ditemukan menjadi mayat pagi harinya. Untuk saat ini memang masih belum mengarah siapa pelakunya, demikian dengan motifnya. “Ini yang masih kita dalami, dan pemeriksaan terhadap empat saksi ini masih berlangsung,” ucap Muaji.

Seperti diberitakan, jasad korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah, Selasa (12/1) sekitar pukul 06.30 Wita. Kadus Ai Puntuk, Syafaruddin yang pertamakali menemukan jasad itu langsung menghubungi pihak kepolisian yang kemudian datang melakukan olah TKP, melakukan identifikasi dan mengumpulkan informasi awal. Selanjutnya, jasad korban dievakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan visum et repertum (VER). (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Diburu Polisi Sumbawa, Tewas Ditembak Polisi Malaysia

No More Posts Available.

No more pages to load.