Tahun ini, Nelayan KSB Dapat Bantuan 50 Kapal Tangkap

oleh -2 views

TALIWANG, SR (11/01/2016)

Nelayan Kabupaten Sumbawa Barat Sumbawa Barat dalam Tahun 2016 ini bakal mendapat bantuan sebanyak 50 unit kapal tangkap dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Bantuan kapal tangkap rata-rata berbobot di bawah 5 gres ton dan terbuat dari bahan fiberglass ini, oleh Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (DKPP) Sumbawa Barat rencananya akan disentralkan di Desa Labuhan Lalar Kecamatan Taliwang.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap dan Pulau Pulau Kecil DKPP, Noto Karyono mengatakan, Kementerian menyiapkan 3.285 unit kapal tangkap yang berbobot 3-200 gres ton untuk dialokasikan pada 2016 kepada seluruh kabupaten yang memiliki potensi perikanan penangkapan ikan di laut. “Kami optimis akan dapat bantuan dan clear dalam 2016 karena posisi Sumbawa Barat pada saat pengajuan masih di 670-an unit dari total ketersediaan kapal bantuan,” jelas Noto sapaan akrabnya.

Pengusulan bantuan dimaksud, bersamaan dengan Kabupaten lain pada Desember 2015 lalu di Jakarta. DKPP KSB dalam pengajuan itu juga mengusulkan bantuan sarana tangkap berupa 500 unit Gillnet atau jaring tangkap, 500 unit Rawe Dasar yang memiliki 400 mata pancing per satu unit Rawe. “Selain itu Kami juga mengusulkan agar asuransi diberikan kepada 1000 nelayan Sumbawa Barat,” papar Noto

Untuk diketahui ungkap Noto, pengusulan bantuan diajukan pada akhir Tahun 2015 karena adanya percepatan prioritas program perikanan tangkap dari Kementerian Kelautan Perikanan Tahun 2016. Program ini diluncurkan dengan tujuan peningkatan produksi, peningkatan pendapatan nelayan dan yang paling utama adalah dalam rangka mengeksploitasi perairan Indonesia yang mulai pulih, seiring pengusiran nelayan asing yang menangkap ikan secara ilegal.
Data DKPP terkini, Sumbawa Barat memiliki sebanyak 2000 lebih nelayan laut dan tersebar di 6 kecamatan. Nelayan paling banyak terdapat di Desa Labuhan Lalar Kecamatan Taliwang mencapai 700 orang dan sisanya tersebar di Kecamatan Sekongkang, Maluk, Jereweh, Seteluk dan Poto Tano. “Sekitar 60 persen nelayan terdapat di Kecamatan Taliwang, karena itu kami akan menjadikannya sebagai sentral kegiatan maupun pemberian bantuan,” tutup Noto. (AR/SR)

bankntb DPRD DPRD
Baca Juga  DPMPTSP Sumbawa Optimis Target PAD IMB Tahun 2018 Tercapai