Pelabuhan Laksamana Manambai Abdul Kadir Bakal Terwujud

oleh -72 views

SUMBAWA BESAR, SR (11/01/2016)

Perjuangan Nurdin Ranggabarani SH MH untuk merubah nama Pelabuhan Badas Kabupaten Sumbawa menjadi Pelabuhan Laksamana Abdul Kadir Manambai tak pernah berhenti. Nurdin Raba—sapaan akrab Pimpinan Komisi IV DPRD NTB ini ingin mengulang kesuksesan bagaimana ia pernah berjuang merubah nama Bandara Brang Biji menjadi Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin III, dan Rumah Sakit Rujukan Propinsi di KM 7 ruas jalan Sumbawa—Bima menjadi Rumah Sakit Manambai Abdulkadir (RSMA). Demikian dengan ruang sidang utama DPRD Sumbawa saat berlokasi di Jalan Hasanuddin dirubah menjadi Ruang Sidang Abdul Manan Tauti. Semua ini telah terwujud. Untuk mengulang kesuksesannya, Nurdin Raba dalam kunjungan kerjanya menemui Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Badas, Sentot Ismudiyanto, Minggu (10/1) kemarin.

Nurdin menyampaikan keinginan sekaligus dukungan Syahbandar untuk memperjuangkan perubahan nama tersebut. Politisi PPP ini juga ingin mengetahui mekanisme pengusulannya sekaligus meminta data-data terkait hal tersebut. Menurut Nurdin Raba, pelabuhan itu layak dinamakan Laksamana Manambai Abdul Kadir karena merupakan satu dari dua putra asli daerah yang berpangkat jenderal dan memegang jabatan tinggi sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Laut, dan terakhir menjabat Duta Besar untuk Tanzania. “Untuk pelabuhannya kami ingin dinamakan Laksamana Manambai Abdul Kadir, dan dermaganya dinamakan Laksamana Muhammad Suud, putra asli Kecamatan Utan. Kalau pakai nama tokoh, pelabuhan akan bermakna dan semangatnya akan berbeda,” ucap Nurdin Raba.

Baca Juga  Kampanye di Desa Kemuning, Masyarakat Keluhkan Roster Kerja Karyawan Tambang
Nurdin Ranggabarani SH MH menyerahkan dua buku riwayat hidup Manambai Abdul Kadir kepada Syahbandar
Nurdin Ranggabarani SH MH menyerahkan dua buku riwayat hidup Manambai Abdul Kadir kepada Syahbandar

Sementara Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Badas, Sentot Ismudiyanto, menyambut antusias rencana perubahan nama tersebut. Namun untuk mewujudnya tidak bisa serta merta, membutuhkan dukungan pemerintah Kabupaten Sumbawa. “Kami hanya sifatnya merekomendasikan. Kalau teman-teman di kabupaten setuju, kami siap mengusulkan ke pusat,” katanya.

Ketika ini terwujud, lanjut Sentot, pihaknya berkeinginan untuk membuat Patung Manambai di pintu masuk sebagai ucapan selamat datang, sama seperti di Bandara Soekarno-Hatta, yang juga terdapat patung tokoh proklamator tersebut. “Kita butuh kerjasama agar keinginan ini bisa terealisasi, kami sangat mendukungnya,” pungkas Sentot. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD