Manfaatkan Momen AUYS, LATS Siap “Jual” Sumbawa

oleh -2 views

SUMBAWA BESAR, SR (11/01/2016)

ASEAN University Youth Summit (AUYS) 2016 yang dihelat di Sumbawa, menjadi momen berharga untuk memperkenalkan daerah ini dengan segala potensinya maupun adat budaya Samawa yang kaya dan beragam. Ajang inilah yang dimanfaatkan Lembaga Adat Tana Samawa (LATS) untuk ‘menjual’ Sumbawa dan adat budayanya kepada ratusan peserta dari berbagai negara dan universitas di Indonesia. Sumbawa tepatnya Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) menjadi tuan rumah AUYS kedua, yang sebelumnya digelar perdana di Malaysia oleh Universitas Utara Malaysia (UUM) Tahun 2015 lalu. UTS terpilih di tengah gencarnya negara dan universitas di belahan ASEAN menginginkannya. “Ini tak boleh disia-siakan. Momen ini sangat penting untuk lebih memperkenalkan Sumbawa dan adat budaya di mata dunia,” kata Sekretaris LATS, Syukri Rahmat S.Ag kepada SAMAWAREA, Senin (11/1).

Sekretaris LATS, Syukri Rahmat S.Ag bersama Sultan Sumbawa, Muhammad Kaharuddin IV
Sekretaris LATS, Syukri Rahmat S.Ag bersama Sultan Sumbawa, Muhammad Kaharuddin IV

Karena ini LATS dan Sultan Sumbawa ungkap Syukri, sangat respon positif ketika panitia penyelenggara melibatkan mereka dalam ajang tersebut. Mereka mendapat kehormatan untuk menyambut kedatangan para tamu dari negara regional ASEAN yang kegiatannya dikemas dalam Welcome Party. “Sultan Sumbawa yang langsung menyambut para peserta AUYS ini di Istana Dalam Loka,” ujar Syukri—sapaan akrabnya.

Dalam sambutan ini, pihaknya akan memperkenalkan Sumbawa sekaligus menampilkan adat budaya Samawa dalam beragam bentuk baik pakaian, tarian, dan kreasi seni lainnya. “Desain acaranya full nuansa budaya Samawanya,” ucapnya. Ia berharap kegiatan dunia ini berlangsung sukses. Dengan suksesnya acara bukan hanya menjadi prestasi UTS, tapi juga Sumbawa, NTB, bahkan Indonesia. Karenanya semua pihak diharapkan memberikan dukungannya. Syukri juga meminta panitia untuk mengintensifkan koordinasi agar pelaksanaannya berjalan aman, nyaman dan lancar, sehingga ketika peserta pulang ke negaranya dapat membawa kesan yang mampis (harum), dan rindu untuk kembali lagi ke Sumbawa. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD
Baca Juga  LPPM UNSA Bertekad Menuju Kluster Penelitian Utama