Ratusan Peserta AUYS 2016 akan Disambut Sultan Sumbawa

oleh -7 views
Tarian Samawa Tana Bulaeng meriahkan AUYS 2015 di Malaysia

Jelang ASEAN University Youth Summit

SUMBAWA BESAR, SR (10/01/2016)

Ratusan mahasiswa dari perwakilan seluruh negara ASEAN akan tiba di Kabupaten Sumbawa, 24 Januari mendatang. Mereka akan mengikuti konferensi pemuda se-ASEAN menyusul ditunjuknya Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) di Kabupaten Sumbawa, menjadi tuan rumah pelaksanaan ASEAN University Youth Summit (AUYS) 2016. Saat tiba di Sumbawa nanti para peserta ini langsung disambut Raja Sumbawa, Sultan Muhammad Kaharuddin IV di Istana Dalam Loka melalui upacara penyambutan Adat Samawa. Peserta dari berbagai negara ini juga akan dihibur dengan pertunjukan budaya Samawa mulai dari tarian, ngumang dan lainnya. “Untuk acara yang dikemas dalam Welcome Party and Samawa Cultural Night ini kami selaku panitia melibatkan Lembaga Adat Tana Samawa (LATS),” kata Ketua Panitia AUYS 2016, Muhammad Nurjihadi M.Si kepada SAMAWAREA, kemarin.

Wartawan SAMAWAREA ikut meliput secara langsung pelaksanaan AUYS 2015 di Malaysia (Jen, paling depan pakai Baju garis horizontal putih hitam )
Wartawan SAMAWAREA ikut meliput secara langsung pelaksanaan AUYS 2015 di Malaysia (Jen, paling depan pakai Baju garis horizontal putih hitam )

AUYS ini akan dilaksanakan hingga 27 Januari. Diperkirakan peserta mencapai 500 orang dan sampai saat ini sudah lebih dari 400 mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi dalam dan luar negeri yang mendaftar. Hari pertama kegiatan ini diawali dengan Opening Ceremony yang dipusatkan di Aula Lantai III Kantor Sumbawa. Pada acara ini  Rektor UTS, dr Arief Budi Witarto M.Eng, Bupati Sumbawa (Penjabat), dan Gubernur NTB Dr M Zainul Majdi MA menyampaikan sambutan penerimaan. Dilanjutkan dengan ASEAN United Ceremony, dimana semua peserta perwakilan dari setiap negara membawa bendera negaranya masing-masing. Pada hari kedua, ungkap Jihad—sapaan akrabnya, peserta akan mendapat wawasan dan pengetahuan dari para tokoh nasional ternama. Sesi pertama bertema “Membangun Industry Dengan Semangat Social Enterpreneurship”. Sesi ini mengupas tentang potensi ekonomi masyarakat ASEAN, perkembangan industri di beberapa negara ASEAN dalam menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN), menciptakan semangat social entrepreneurship pada industry dan masyarakat ASEAN, dan pentingnya membangun jiwa entrepreneurship pada mahasiswa ASEAN, serta ASEAN pasca MEA. Materi pertama ini disampaikan secara tuntas oleh Ketua KADIN, Rosan P Roeslani dengan moderator Dr Zulkieflimansyah M.Sc (Anggota DPR RI).

Baca Juga  Ayo !!! Ikut Lomba Menggambar dan Mewarnai HUT PMI

Bergeser ke sesi II dengan tema “Social Enterpreneurship Sebagai Pemersatu Masyarakat ASEAN”. Ada beberapa topik yang akan dibahas mulai dari MEA dan potensi kesenjangan ekonomi masyarakat, membangun kepedulian antar masyarakat ASEAN, Social Enterpreneurship sebagai solusi mengatasi kesenjangan ekonomi masyarakat ASEAN, dan apa itu social entrepreneurship ?, Selain itu juga dibahas soal pemuda sebagai pelopor social entrepreneurship di ASEAN, dan bagaimana memulai bisnis berorientasi social entrepreneurship. Setelah ishoma, peserta kembali masuk ruangan untuk mengikuti Youth Conference, berdiskusi tentang Social Entrepreneurship as the Main Character of Future ASEAN Generation. Di sini peserta bertukar pikiran, gagasan dan ide tentang tema AUYS 2016 sehingga menghasilkan satu kesimpulan sekaligus rekomendasi para pemuda dan mahasiswa ASEAN untuk kebijakan pimpinan negaranya di wilayah ASEAN.

Utusan UTS foto bersama para peserta AUYS 2015 di Malaysia
Utusan UTS foto bersama para peserta AUYS 2015 di Malaysia

Esoknya semua peserta mengikuti program Rural Engagement Program yaitu berkunjung ke Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara. Ada sejumlah destinasi yang dikunjungi di daerah kaya kerajinan ini. Para peserta dibagi menjadi tiga kelompok masing-masing ditempatkan di SD Penyaring, pusat pengolahan susu kuda liar, dan lokasi pembuatan permen susu. Di sini para peserta dari berbagai negara berbaur dengan masyarakat sekaligus ikut belajar. Setelah itu peserta diajak menonton pacuan kuda dengan joki cilik di Kerato Angin Laut. Setelah menikmati sajian itu, peserta beranjak ke UTS untuk mengikuti sharing session. Dalam kegiatan ini dikupas mengenai “Bank and ASEAN Economic Community (AEC) dengan materi “Peran Penting Perbankan dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)” yang disampaikan Erwin Rijanto (Deputi Gubernur BI). Kemudian materi tentang “Perbankan Sehat dan Berkualitas oleh Irwan Lubis (Deputi Komisioner OJK Bidang Perbankan). Sesi pertama ini dipandu Abdul Hadi Ilman–Dekan FEB UTS.

Baca Juga  Pererat Kerja Sama Berbagai Bidang, Gubernur NTB Bertolak ke Tiongkok

Untuk sesi kedua, “Sosialisasi LPS dan Dunia Asuransi” dengan materi “LPS sebagai Penjamin Simpanan di Indonesia oleh Fauzi Ichsan (LPS), dan Asuransi yang Aman dan Bermanfaat oleh Dumoly Pardede (Deputi Komisioner OJK Bidang Asuransi). Acara berlanjut malam harinya, para peserta mengikuti Gala Dinner and ASEAN Cultural Show. Di acara ini peserta mengikuti kuliah singkat mengenai “Financial Inclusion to Promote Social Entrepreneurship in ASEAN”. Kuliah singkat ini bertujuan untuk memberikan closing statement yang menarik sebagai kesimpulan umum AUYS 2016. Kuliah singkat ini diisi Muliaman Hadad (Ketua OJK) dan Wilgo Zainar (anggota DPR RI Dapil NTB). Di penghujung kegiatan malam itu, ditutup dengan ASEAN Cultural Show yaitu penampilan budaya negara-negara ASEAN mulai dari tarian, musik dan lainnya, sekaligus penyerahan plakat dan bendera AUYS 2017 kepada tuan rumah selanjutnya.

Universitas Utara Malaysia (UUM) menyerahkan Bendera AUYS, tanda resminya UTS menjadi tuan rumah untuk event yang sama pada Tahun 2016
Universitas Utara Malaysia (UUM) menyerahkan Bendera AUYS, tanda resminya UTS menjadi tuan rumah untuk event yang sama pada Tahun 2016

Pelaksanaan AUYS 2016 pun berakhir. Para peserta meninggalkan Sumbawa dan menginap di Mataram—ibukota Propinsi NTB. Di sana peserta dihibur dengan wisata ke beberapa tempat di antaranya Pantai Senggigi, Malimbu dan lain-lain. Esoknya,  mereka pulang melalui Bandara International Lombok (BIL) ke negaranya masing-masing. “Kami harap AUYS 2016 ini lebih sukses dari AUYS tahun lalu, tentunya Sumbawa terutama UTS semakin dikenal tidak hanya di dalam negeri namun di luar negeri,” demikian Jihad. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD