Kontrak Berakhir, Gedung RSMA 7,8 M Belum Tuntas

oleh -3 views

SUMBAWA BESAR, SR (08/01/2016)

Pembangunan tiga gedung di Rumah Sakit Manambai Abdulkadir (RSMA) Propinsi NTB hingga kini belum tuntas. Padahal seharusnya proyek senilai Rp 7,8 Milyar tersebut harus sudah beres pada 29 Desember 2015 lalu sesuai berakhirnya masa kontrak. Untuk menyelesaikannya, kontraktor pelaksana meminta perpanjangan waktu selama 50 hari ke depan atau hingga 15 Februari 2016 mendatang. Meski demikian rekanan ini tetap dikenakan sanksi denda. Untuk melihat dari dekat kondisi proyek, Komisi IV DPRD NTB yang membidangi infrastruktur dan lingkungan hidup berkunjung ke RSMA yang berlokasi di Kilometer 7 ruas jalan Sumbawa—Bima, Jumat (8/1).

Nurdin Ranggabarani SH MH, Pimpinan Komisi IV DPRD NTB
Nurdin Ranggabarani SH MH, Pimpinan Komisi IV DPRD NTB

Ditemui SAMAWAREA di sela-sela kunjungannya, Pimpinan Komisi IV, Nurdin Ranggabarani SH MH, menyesalkan belum tuntasnya pembangunan gedung miliran rupiah ini secara tepat waktu. Dari pengamatan dan perhitungannya, ungkap Nurdin Raba—sapaan akrabnya, kondisi fisik proyek baru sekitar 55—60 persen meski penanggung jawab proyek mengaku telah mencapai 90-an persen. Ia telah bertemu dengan kontraktornya untuk meminta komitmen agar proyek itu dapat diselesaikan secepatnya. Kontraktor ini menyatakan telah meminta perpanjangan waktu selama 50 hari kedepan hingga 15 Februari mendatang. Namun demikian kontraktor tersebut berjanji akan menyelesaikannya hanya sampai 15 Januari 2016 sebab makin lama diselesaikan maka makin besar pula dendanya. “Sekarang ini kita kawal supaya komitmen itu dapat berjalan sesuai kesepakatan yang sudah dibuat, karena bangunan itu menyangkut kepentingan masyarakat kita,” demikian mantan Pimpinan DPRD Sumbawa selama tiga periode. (JEN/SR)

Nurdin Raba Minta Komitmen Kontraktor
Nurdin Raba Minta Komitmen Kontraktor
bankntb DPRD DPRD
Baca Juga  Dengar Koster Pidato, Hermawan Kertajaya Teringat Bung Karno