Tersangka Rumah Adat KSB Ditahan Jaksa

oleh -14 views
Tersangka saat hendak dibawa ke Lapas Sumbawa

SUMBAWA BESAR, SR (06/01/2016)

YS–tersangka kasus Proyek Pembangunan Rumah Rumah Adat Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) akhirnya resmi ditahan pihak Kejaksaan Negeri Sumbawa, Rabu (6/1). Penahanan ini dilakukan setelah tersangka yang dalam proyek itu sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) menjalani pemeriksaan sejak pagi hingga sore pukul 17.00 Wita. Saat diperiksa di ruang Pidana Khusus (Pidsus) oleh Benny DP SH selaku jaksa penyidik, tersangka yang juga Sekretaris Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Sumbawa Barat ini didampingi penasehat hukumnya, Syahrul Mustofa SH MH. Ketika keluar dari ruang Pidsus, tersangka yang hendak dimasukkan ke dalam mobil dinas berplat EA 1171 AA untuk dititipkan ke rumah tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sumbawa, disambut isak tangis keluarganya. Suasana harupun menyelimuti.

Didampingi pengacara, Tersangka saat menandatangani surat penahanan
Didampingi pengacara, Tersangka saat menandatangani surat penahanan

Kajari Sumbawa, Paryono SH MH yang dikonfirmasi SAMAWAREA di ruang kerjanya, sore tadi, mengatakan, penahanan tersangka dilakukan untuk kepentingan penyidikan dan mempercepat penyelesaian perkara. Kajari membantah penahanan tersebut terkait aksi demo Gerakan Masyarakat Anti Korupsi (GMAK) KSB beberapa hari lalu yang salah satunya mendesak kejaksaan menangkap dan menahan tersangka rumah adat dimaksud. “Tidak ada kaitannya dengan demo. Semua tersangka perkara korupsi tetap ditahan sepanjang tidak ada alasan yang memungkinkan untuk tidak ditahan,” tegas Paryono—sapaan akrab mantan Kabag TU Kejati Jawa Tengah ini.

Tersangka akan menjalani masa penahanan selama 20 hari ke depan dan bisa diperpanjang jika penyidik masih membutuhkan keterangan tambahan sambil menunggu hasil perhitungan BPKP. Sejauh ini diakui Paryono, berkas perkara kasus rumah adat ini sudah hampir 75 persen. Sejumlah barang bukti sudah disita, semua saksi sudah dimintai keterangannya termasuk tersangka. Ia berharap dukungan masyarakat Sumbawa maupun KSB tidak hanya untuk kasus ini tapi penanganan semua perkara korupsi sehingga penyelenggaraan hukum bisa berjalan dengan baik. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Revitalisasi KTL, Polres Sumbawa Gelar Operasi Simpatik

No More Posts Available.

No more pages to load.