Kemungkinan Ada Tersangka Lain Proyek Rumah Adat KSB

oleh -2 views

SUMBAWA BESAR, SR (06/01/2016)

Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumbawa memungkinkan adanya tersangka baru dalam kasus dugaan penyimpangan Pembangunan Rumah Adat Sumbawa Barat. Saat ini kejaksaan sudah menetapkan satu orang tersangka berinisial YS yang kebetulan bertindak sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Tersangka yang juga Sekretaris Dikbupora KSB ini sudah ditahan, Rabu (6/1) sore tadi. “Kemungkinan tersangka lain itu tetap ada, karena proses penyidikan masih terus berjalan,” kata Kajari setempat, Paryono SH MH kepada SAMAWAREA di ruang kerjanya.

Untuk diketahui, pembangunan rumah adat milik pemerintah KSB ini menelan anggaran senilai Rp 2 miliar. Dalam perjalanannya pengerjaan rumah adat oleh PT AS selaku pemenang tender, mangkrak. Ini terjadi setelah pemutusan kontrak kerja oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek. Pemutusan kontrak ini dilakukan karena kontraktornya diduga kabur. Sementara itu berdasarkan informasi, hasil penghitungan yang dilakukan atas realisasi pekerjaan yang dilaksanakan PT AS sekitar 5,4 persen. Meski diputus kontrak, PT AS diduga telah menerima anggaran sebesar Rp 500 juta dari keseluruhan nilai kontraknya. Dalam penanganan kasus ini, selain tersangka, kejaksaan sudah meminta keterangan Kepala Dikbubpora KSB, Kepala ULP dan pejabat lainnya. (JEN/SR)

 

bankntb DPRD DPRD
Baca Juga  Wakil Walikota Bima Jadi Tersangka