Polisi Harapkan Terompet “Al Quran” Tidak Lagi Beredar

oleh -2 views

SUMBAWA BESAR, SR (30/12/2015)

Kapolres Sumbawa, AKBP Muhammad SIK berharap ke depan tidak ada lagi terompet “Al Quran” yang beredar di wilayah hukum Polres Sumbawa. Sejak saat ini antisipasi sudah dilakukan dengan menyita semua terompet tahun baru bermasalah tersebut yang terlanjur beredar. Dari upaya ini, sebanyak 1.120 terompet “Al Quran” berhasil disita dari sejumlah pedagang yang tersebar di beberapa lokasi termasuk di Kecamatan Empang dan Labangka.

Tidak hanya mengatasi peredaran terompet ini, Kapolres mengaku sudah berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) serta tokoh masyarakat untuk menghimbau masyarakat agar tidak terprovokasi dan menjadi provokator. “Serahkan semua persoalan ini kepada aparat penegak hukum untuk menanganinya,” kata Kapolres.

Mengenai hasil pemeriksaan terhadap pembuat dan distributor terompet ini, Kapolres menyatakan tidak ada unsur kesengajaan. Sebab terompet seperti ini sudah pernah dibuat tahun lalu dan tidak termonitor. Untuk yang beredar sekarang ini, sudah dibuat tiga bulan yang lalu dan telah diperjualbelikan. Pembuatannya di Sumbawa sedangkan bahan bakunya dikirim dari Wonogiri Jawa Tengah. “Sampai saat ini belum ada tindakan hukum, masih sebatas pemeriksaan dan membuat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan itu lagi karena bisa menimbulkan keresahan masyarakat khususnya umat Islam,” pungkasnya. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD
Baca Juga  Kerap Lukai Korbannya, Begal Sadis Diringkus