Giliran Kadis Pertanian Sumbawa Diperiksa Jaksa

oleh -6 views

SUMBAWA BESAR, SR (22/12/2015)

Sejumlah Kepala dinas dan instansi pemerintah di lingkup Pemda Sumbawa satu per satu dipanggil pihak Kejaksaan Negeri Sumbawa. Para kepala SKPD ini dipanggil untuk dimintai keterangan dalam kapasitasnya sebagai penerima Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang kini sedang diusut jaksa. Setelah Kadis Kesehatan dan kepala SKPD lainnya dimintai klarifikasi, kini giliran Kepala Dinas Pertanian Sumbawa, Ir Talifuddin M.Si.

Ditemui usai dimintai keterangan di ruang Kepala Seksi (Kasi) Intelijen, Talif—sapaan akrab pejabat murah senyum ini mengaku penggunaan dananya sudah sesuai peruntukkan dan ketentuan yang berlaku. Dana yang diterima Dinas Pertanian sebesar Rp 3,6 miliar lebih dengan komponen pembiayaan untuk mesin air, handtracktor, biaya operasional sarana dan prasarana tekhnologi tepat guna, di samping pengadaan pestisida, pembangunan jaringan irigasi, serta fasilitasi honorarium pengadaan pupuk dan pestisida. “Semua item ini dibagikan kepada kelompok tani dan unit pelayanan jasa alsintan (UPJA). Penerimanya terlebih dahulu harus mengajukan proposal yang kemudian diteliti dan melakukan pengecekan, sementara pengerjaan fisik oleh pihak ketiga,” bebernya, seraya menyatakan dana itu dibagi habis yang dibuktikan dengan berita acaranya.

Untuk diketahui Kejaksaan Negeri Sumbawa menyelidiki DBHCHT di Kabupaten Sumbawa 2014 lalu menyusul adanya laporan masyarakat. Tim kejaksaan sudah turun ke lapangan untuk mengumpulkan data guna mengungkap dugaan penyimpangan penggunaan Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sebesar Rp 7,3 miliar. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD
Baca Juga  PLTU Sumbawa 2 Segera Dibangun di Perbatasan Teluk Santong—Gapit