Ungkap Aliran DBHCHT, Kadikes Sumbawa Diperiksa Jaksa

oleh -4 views

SUMBAWA BESAR, SR (15/12/2015)

Satu per satu kepala dinas di lingkup Pemda Sumbawa dipanggil pihak Kejaksaan Negeri Sumbawa. setelah Kepala Dinas Kehutanan, Kepala BP4K dan kepala dinas lainnya dimintai klarifikasi belum lama ini, Senin (14/12) kemarin giliran Kadis Kesehatan Sumbawa, Didi Darsani A.Pt. Pejabat ini dimintai keterangan selama hampir 5 jam di ruang Intel dari pagi hingga sore hari. Para kepala SKPD itu dimintai keterangan terkait dugaan penyimpangan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Kabupaten Sumbawa Tahun 2014.

Kajari Sumbawa, Sugeng Hariadi SH MH yang dikonfirmasi SAMAWAREA di ruang kerjanya, menyebutkan, ada 9 dinas atau SKPD yang menerima alokasi dana DBHCHT Kabupaten Sumbawa Tahun 2014 tersebut. Karena itu untuk mendapatkan data dan keterangan, pihaknya meminta klarifikasi dari para kepala SKPD tersebut. Untuk Kadis Kesehatan ungkap Kajari, sudah tiga kali dipanggil. Dua kali datang belum bisa dimintai keterangan karena data yang diperlukan kejaksaan dari pejabat itu tidak sempat dibawa. Pejabat itu beralasan belum difotocopy atau digandakan. Ketika pihaknya hendak menjemput data itu, Kadikes inipun kemarin datang memenuhi undangan kejaksaan. “Kami ingin mencari tahu besarnya alokasi dana, apa-apa yang dikerjakan, dan tempatnya dimana saja. Kami akan melihat apakah yang dikerjakan sudah benar atau tidak,” bebernya.

Setelah Kadikes, selanjutnya kejaksaan akan melayangkan panggilan kepada kepala dinas lainnya karena ada 9 instansi yang menerima alokasi dana DBHCHT. Diakui Kajari, penanganan perkara ini berdasarkan laporan masyarakat yang menduga terjadi penyelewengan penggunaan dana DBHCHT sebesar Rp 7,3 miliar. Pihaknya sudah mendatangi beberapa dinas di antaranya Dinas Kesehatan, Diskoperindag dan BP4K Kabupaten Sumbawa. Selain itu pihaknya yang telah membentuk tim sudah turun ke lapangan yang diawali di enam titik untuk pengumpulan data. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Satpol PP Cegah Eksodus Dolly

No More Posts Available.

No more pages to load.