Haji SAAT: Rasa Syukur Tak Boleh Berhenti

oleh -2 views

SUMBAWA BESAR, SR (15/12/2015)

Calon Bupati Sumbawa, H Asaat Abdullah ST kini telah genap berusia 57 tahun. Usia yang sudah lebih dari setengah abad itu dirayakan secara sederhana di kediamannya, Senin (14/12) malam. Ratusan orang termasuk para simpatisannya pada Pilkada kemarin datang memberikan ucapan selamat dan bangga telah memberikan hak suaranya untuk mendukung calon yang dicintainya. Meski harapan tidak sesuai kenyataan, namun Haji Saat Abdullah yang hadir didampingi Calon Wakilnya, Chandra Wijaya Rayes ST beserta keluarganya masing-masing, menyatakan rasa syukurnya, karena telah berikhtiar. “Jadi calon bupati saja, saya sudah sangat bersyukur. Dan rasa syukur ini tidak boleh terhenti hanya karena harapan kita tidak sesuai dengan kenyataan,” ucap Haji Saat mengawali pidatonya tadi malam.

SAAT JAYA Ultah 2Ia mengaku sangat bahagia, karena di hari kelahirannya tersebut masih bersama keluarga yang menyayanginya, dan masyarakat Sumbawa yang masih mencintainya. Sangat banyak ucapan selamat yang disampaikan dan membuatnya termotivasi untuk terus berbuat bagi masyarakat dan daerah ini. Haji Saat mengaku sangat mengenal Sumbawa, tidak hanya ketika dirinya menjadi calon bupati tapi sejak dia mengabdikan diri sebagai tenaga honorer puluhan tahun lalu, sudah merasakan urat nadi kehidupan masyarakat dari pelosok terisolir hingga perkotaan. Dan semakin diperkuat dengan perjalanannya selama 101 hari berkeliling untuk menyampaikan program kerja SAAT-JAYA pada masa kampanye kemarin. “Hidup ini pasti ada masa lalu, dan masa depan sudah siap menunggu. Saya akan coba menyatukan 80 ribu lebih pendukung dan simpatisan ke dalam diri saya melalui tali silaturahim. Jangan pernah ada kata putus, karena konstribusi kita masih dibutuhkan masyarakat dan daerah ini,” ujar Haji Saat.

Baca Juga  Besok, Putusan Gugatan TMS Pilkada Sumbawa, Polisi Cek Kesiapan Bawaslu NTB

Dalam kesempatan yang sama, Haji Saat menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Sumbawa terutama yang memilih SAAT JAYA. Menurutnya siapapun tidak bisa menghindari takdir, dan apapun yang ditetapkan Allah itulah jalan yang terbaik. “Hadapilah takdir dengan kesabaran dan rasa syukur. Karena apa yang kita inginkan belum tentu baik bagi Allah,” ucapnya.

Haji Saat juga mengaku tidak pernah berdoa kepada Allah untuk meminta kemenangan pada Pilkada Sumbawa, tapi berharap diberikan jalan yang terbaik. “Jadi inilah jalan yang terbaik dan menjadi keputusan Allah SWT yang harus saya terima dengan lapang dada,” imbuhnya.

Ditambahkan Chandra Wijaya Rayes, yang meminta simpatisan untuk tetap kompak, jaga silaturrahim dan ciptakan kondusifitas daerah. “Kami bangga 35 persen yang mendukung SAAT-JAYA adalah orang yang ikhlas. Kami komit apapun posisi dan status kami ini, Allah SWT sudah menyiapkan lahan amal rezeki dan lainnya. SAAT-JAYA tidak mati dan semangat terus kita pupuk,” pungkasnya. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD