Hari Ini KPU KSB Distribusi Logistik ke ‘Daerah Sulit’

oleh -6 views

TALIWANG, SR (07/12/2015)

KPU Sumbawa Barat mulai mendistribusikan Logistik ke enam desa yang masuk dalam kategori ‘daerah sulit’ pada Senin (7/12) tadi. Ketua Divisi Logistik, Denny Syaputra menyebutkan enam daerah sulit dimaksud yakni Desa Talonang Kecamatan Sekongkang, Desa Mataiyang Kecamatan Brang Ene, Desa Rarak Ronges Kecamatan Brang Rea, Desa Mantar, Kiantar dan Tua Nanga Kecamatan Poto Tano. Distribusi logistik bagi keenam desa itu diangkut menggunakan 4 buah mobil yang dikawal ketat personel Kepolisian dan TNI. “Totalnya ada 11 kotak suara dan disebar ke 11 TPS,” sebut Denny.

KPU KSB Distribusi 2Sebelumnya, Logistik untuk keenam daerah sulit diambil dalam gudang penyimpanan, yang di dalamnya juga terdapat logistik untuk desa dan kelurahan lainnya yang ada di Sumbawa Barat. Denny memastikan, pengambilan logistik sesuai kebutuhan dan baru akan dibuka kembali pada distribusi hari kedua. Untuk distribusi bagi seluruh desa dan kelurahan lainnya, lanjut Denny, akan dilanjutkan pada hari kedua atau pada Selasa (8/12) besok. Pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin agar seluruh logistik tersebut bisa tiba ke tempat tujuan sesuai jadwal yang telah disusun sebelumnya. “Selain mobil, kami juga akan menggunakan truk sebagai alat angkut. Mudah-mudahan tidak ada hambatan sehingga seluruh logistik tiba di tujuan sesuai jadwal,” harapnya.

KPU KSB Distribusi 1Jika dilihat dari jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dibutuhkan KPU, maka terdapat ratusan kotak berisi logistik yang belum didistribusikan. Informasi yang diserap SAMAWAREA, total TPS yang dibutuhkan KPU sebanyak 193 TPS guna mengakomodir sebanyak 90.667 warga Sumbawa Barat yang memiliki hak pilih. Surat suara yang disiapkan mencapai 95.025 lembar dan ditargetkan dapat terdistribusi seluruhnya pada 8 Desember atau sehari sebelum pencoblosan. (AR/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Sofia Noviantri Rayes Ketua GOW Sumbawa 2016-2021

No More Posts Available.

No more pages to load.