Tarunawan: ADMI 2015 Spirit Membangun Desa  

oleh -4 views

SUMBAWA BESAR, SR (06/12/2015)

Anugerah Desa Membangun Indonesia (ADMI) 2015 belum lama ini diterima Bupati Sumbawa, Drs H Jamaluddin Malik dari Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, H Marwan Jafar. Bupati Sumbawa dinyatakan sebagai Pembina Kabupaten Terbaik Satu Kategori Regulasi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa. Salah satu pejabat yang paling berbahagia dengan diraihnya anugrah ini selain Bupati adalah Kepala BPMPD Sumbawa, Tarunawan S.Sos. Sebab keberhasilan ini tidak terlepas dari instansi yang dipimpinnya. Secara tidak langsung anugerah itu adalah hasil upaya jajarannya dalam membina desa dan kelurahan di daerah ini. “Ini bukti perhatian pemerintah daerah terhadap pembangunan desa,” kata Tarunawan S.Sos yang ditemui SAMAWAREA saat peresmian Laboratorium Kerbau di Kecamatan Maronge, kemarin.

Bupati JM Anugrah 1Perhatian ini sebut Tarunawan, adalah dengan menetapkan 9 Peraturan Bupati (Perbup) terkait dengan desa. Yaitu, Perbup No. 5 Tahun 2015 tentang Daftar Kewenangan Desa Berdasarkan Hak Asal Usul dan Kewenangan Lokal Berskala Desa. Perbup No. 23 Tahun 2015 tentang Cara Pembagian dan Penetapan Dana Desa Setiap Desa. Perbup No. 12 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Keuangan Desa. Perbup No. 13 Tahun 2015 tentang Tatacara Penyusunan APBDesa. Perbup No. 14 Tahun 2015 tentang Tatacara Revisi APBDesa. Perbup No. 17 Tahun 2015 tentang Tatacara Pengadaan Barang dan Jasa di Desa. Perbup No. 18 Tahun 2015 tentang Pedoman Teknis Peraturan di Desa. Perbup No. 59 Tahun 2015 tentang Tatacara Pengalokasian ADD dan Bagian dari Hasil Pajak dan Retribusi Daerah, dan Perbup No. 10 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Aset Desa.

Baca Juga  Baguntung Rame dan Batu Akik Meriahkan Festival Moyo 2015

98 Persen Dana Desa Terserap

Salah satu implementasi dari regulasi yang dibuat ini ungkapnya, sekitar 98 persen dana desa terserap dari total Rp 80 milyar yang dialokasikan APBN untuk dua tahap pencairan. Sisanya masih ada beberapa desa yang belum menyampaikan SPJ-nya sehingga pencairannya ditunda. Jumlah dana untuk masing-masing desa beragam atau tidak sama yang ditentukan dari jumlah masyarakat miskin, faktor kesulitan geografis dan luas wilayah. Semakin besar jumlah warga miskin di suatu desa maka semakin besar dana yang diterima, demikian dengan luas wilayah dan jarak desa menentukan jumlah dana. Ia berharap dengan anugerah ini, memberikan motivasi untuk mampu mewujudkan pemerintahan di desa yang lebih akseleratif dan efektif dalam rangka mempercepat pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Sumbawa.

Seperti diberitakan, Anugerah Desa Membangun Indonesia 2015 diterima Bupati Sumbawa bersama 3 Gubernur dan 8 Bupati se-Indonesia di Gedung Econvention Ecopark Ancol Jakarta, Kamis (3/12) lalu. Penganugerahan ini diberikan pada acara Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Sosialisasi Kebijakan Pemberdayaan Masyarakat Desa yang diikuti sekitar 1.113 peserta dari seluruh Indonesia. Anugerah Desa Membangun Indonesia 2015 yang diterima Kabupaten Sumbawa adalah sebagai Pembina Kabupaten Terbaik Satu Kategori Regulasi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa. Hadir mendampingi Bupati Sumbawa di antaranya Asisten Pemerintahan, Dr H Muhammad Ikhsan M.Pd, Kepala BPM-PD Kabupaten Sumbawa, Tarunawan, S.Sos, Kabag Humas dan Protokol Rachman Ansori MSE, Kepala Bidang Sosial Budaya Bappeda Kabupaten Sumbawa Khairuddin SE, M.Si, Camat Labangka Hartono, S.Sos dan Kepala Desa Langam Kecamatan Lopok yang sekaligus sebagai Peserta Rakornas. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.