Dirjen PKH Meresmikan UPTD dan Lab Kerbau Sumbawa

oleh -33 views

SUMBAWA BESAR, SR (05/12/2015)

UPTD Pembibitan Kerbau Sumbawa Bersinergi yang berlokasi di Labuan Sangor, Kecamatan Maronge, kini mulai dimanfaatkan. Keberadaan UPTD Kerbau ini disusul dengan Deklarasi Sentra Peternakan Rakyat (SPR) Kabupaten Sumbawa. Mulai beroperasinya UPTD tersebut setelah diresmikan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian RI, Prof. Dr. Ir. Muladno, MSA, Sabtu (5/12). Hadir dalam peresmian tersebut Bupati Sumbawa Drs H Jamaluddin Malik, Wakil Bupati Drs H Arasy Muhkan, Sekda Drs H Rasyidi, Pimpinan DPRD Sumbawa H Ilham Mustami S.Ag, kepala SKPD termasuk Kabag Humas dan Protokol Rachman Ansori MSE, para guru besar di sejumlah perguruan dan Professor Kerbau Suhubby Yasin. Selain itu 8 kelompok SPR dari berbagai kecamatan yaitu SPR Gerbang Selatan, Ai Ngerung, Saling Pedi, Abadi Jaya, Pamega, Maju, Olat Cabe dan Maronge Jaya. Dalam kesempatan itu kedelapan SPR ini melakukan deklarasi di antaranya bersedia mematuhi seluruh peraturan yang telah ditetapkan oleh secretariat nasional SPR. Mengikuti dan berkomitmen penuh terhadap seluruh kegiatan SPR, serta siap menerima sanksi apabila melanggar segala hal yang menjadi peraturan SPR.

Dirjen PKH dan Bupati Sumbawa bersama Perwakilan Kelompok Sentra Peternakan Rakyat
Dirjen PKH dan Bupati Sumbawa bersama Perwakilan Kelompok Sentra Peternakan Rakyat

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Sumbawa, Ir Syafruddin Nur melaporkan, bahwa keberadaan UPTD kerbau dan SPR ini sangat penting dan strategis dalam mendukung suksesnya peternakan nasional Tahun 2016. Keberadaan UPTD ini juga merupakan salah satu dari empat sukses program Kementerian Pertanian RI, di samping menguatkan predikat Kabupaten Sumbawa sebagai kabupaten peternakan, gudang ternak potong, dan sumber bibit ternak nasional. Dijelaskan Syafruddin, tujuan peresmian ini untuk mempertegas pengukuhan keberadaan UPTD Kerbau sekaligus memperkenalkannya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sumbawa dan nasional.

Baca Juga  Jalan Mantap Tidak Harus Hotmix

UPTD Kerbau 3Diakui Syafruddin Nur, perkembangan potensi ternak besar dalam tiga tahun terakhir di Kabupaten Sumbawa, populasinya terus mengalami peningkatan rata-rata 6,7 persen. Khusus kerbau memang mengalami penurunan, namun dapat ditekan dari rata-rata 5 persen menjadi 1-2 persen. Karena itu keberadaan UPTD ini diharapkan tidak hanya mampu menekan penurunan populasi khususnya kerbau, namun jumlahnya dapat lebih meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Namun fasilitas yang ada di UPTD masih perlu ditambah dan dituntaskan. UPTD yang diresmikan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan ini memiliki satu unit kantor, rumah dinas, pagar keliling yang belum tuntas, pembangunan kandang terminal, sumur gali, pengadaan ternak 20 ekor, pengadaan sarana mobilisasi pegawai, pembangunan jalan lingkugnan, gudang peralatan dan penataan padang penggembalaan serta sarana pendukung lainnya. Ke depan yang harus dibenahi adalah penyelesaian pembangunan kandang, gudang pakan, jalan lingkungan lanjutan, mobil roda empat dan roda dua, laboratorium, asrama dan menuntaskan pagar keliling. Ia berharap keberadaan UPTD dengan bersinerginya peternak, perguruan tinggi dan para pakar, serta dukungan pemerintah, populasi ternak di daerah ini semakin berkembang dan masyarakat kian sejahtera. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD