Waspada !!! Marak Makanan Minuman Kadaluarsa di Sumbawa

oleh -487 views

SUMBAWA BESAR, SR (04/12/2015)

Teliti sebelum membeli. Itulah pesan yang dianjurkan ketika membeli makanan dan minuman di pusat-pusat perbelanjaan baik kios, warung, pedagang kaki lima hingga toko dan minimarket. Sebab banyak beredar atau dijual makanan dan minuman kadaluarsa di wilayah Kabupaten Sumbawa. Namun yang paling penting, pusat perbelanjaan tidak menjual makanan dan minuman kadaluarsa tersebut. Terkadang mereka sengaja menjualnya karena takut rugi. Bahkan makanan dan minuman kadaluarsa ini sengaja dijual dengan cara menyelipkan di tempat sejenis yang tidak kadaluarsa.

Seperti yang dialami Astri—salah seorang PNS di sebuah instansi pemerintah. Dia panik ketika melihat tanggal yang tertera di minuman “Good Day”. Kepanikan ini karena minuman favoritnya tersebut sudah sampai tetes terakhir habis tertenggak hingga dasar. Keringat dingin mulai bercucuran, mual-mual dan kepalanya sedikit pening. Sejumlah rekan sekantornya langsung membuatkan susu hangat untuk diminum yang katanya bisa menawarkan racun. “Harusnya “Good Day” ini berarti “hari baik” tapi bagi saya ini hari buruk,” ujar Astri yang bernasib sama dengan seorang tamunya.

Iwan—rekannya sepertinya merasa bersalah. Pasalnya dia yang membeli minuman tersebut. Pria yang dikenal dermawan ini memang sering membeli ‘oleh-oleh’ untuk dimakan atau diminum secara berjamaah dengan teman di kantornya. Kebetulan pada Hari Kamis (3/12) kemarin, Iwan baru saja menghadiri pertemuan dinas dan mampir di sebuah minimarket di Kota Sumbawa. Dia membeli 10 botol minuman “Good Day”. Memang dia sudah melihat tanggal kadaluarsanya, tapi hanya secara acak. Sampai di kantor setelah minuman itu dibagi habis dan diminum bersama rekan dan tamu yang kebetulan datang, ternyata 2 dari 10 botol ini sudah kadaluarsa tertanggal 15 Agustus 2015. Artinya sudah 4 bulan yang lalu dinyatakan expired. Padahal untuk minuman tiga bulan sebelum tanggal kadaluarsa harus sudah ditarik dan tidak dijual lagi. Sedangkan 8 botol lainnya expired hingga Juli 2016. Patut diduga minimarket tersebut sengaja menyisipkan minuman expired itu untuk mengelabui pembeli. Dan diduga kuat masih banyak makanan dan minuman tidak layak konsumsi yang masih dijajakan. Karenanya petugas dinas terkait segera turun ke lapangan untuk melakukan investigasi sekaligus inspeksi mendadak. Sebab ini sangat merugikan konsumen, tidak hanya secara materi namun juga secara fisik karena dapat berdampak buruk bagi kesehatan. “Sekelas minimarket saja sudah seperti ini, bagaimana dengan yang di bawahnya,” timpal Linda—rekan Astri. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  “Jumat Bersedekah” Kodim 1607 Sumbawa Bagi Sembako di Lima Desa

No More Posts Available.

No more pages to load.