Dr Ana, Warek I UTS Peneliti Wanita Terbaik Indonesia 2015

oleh -24 views

JAKARTA, SR (03/12/2015)

Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) tidak hanya menjadi gudangnya mahasiswa hebat, tapi juga memiliki dosen yang tak kalah hebatnya. Sebab UTS percaya bahwa kualitas kulusan perguruan tinggi sangat ditentukan oleh kualitas dosennya. Prestasi membanggakan ini ditorehkan Dr Anawati M.Sc. Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Penelitian & Pengabdian Masyarakat UTS ini dinobatkan sebagai peneliti wanita terbaik 2015 di bidang Material Science. Penobatan ini dilaksanakan pada pagelaran tahun ke-12 UNESCO – L’oreal for Woman and Science.

Dr Ana UTSDalam meraih penghargaan ini perempuan kelahiran Cirebon, 19 April 1981 tersebut bersaing dengan 60 proposal dan menjadi salah satu yang terpilih oleh dewan juri yang terdiri 7 profesor tersohor Indonesia, salah satunya Prof Dr Endang Sukandar. Keberhasilan Doktor Ana—demikian akrab ia disapa, tidak terlepas dari dukungan penuh dari suami tercinta, Ir Sugeng Purwanto M.Eng yang saat ini juga mengabdikan ilmunya di Universitas Teknologi Sumbawa sebagai Dekan Teknologi Informatika. “Terima kasih untuk dukungan dan kesabaran suami saya tercinta, juga dukungan dari seluruh civitas UTS yang membuat saya berhasil meraih penghargaan ini,” ucap Dr Ana saat menerima penghargaan pada Hari Penganugerahan UNESCO – L’oreal For Woman and Science di Gedung A Lantai 3 Kantor Mendikbud RI, Kamis 3 Desember tadi.

Dr Ana UTS 2Menjadi pemenang National Fellowship L’Oreal – UNESCO For Woman in Science 2015 menjadi prestasi yang istimewa di dalam perannya sebagai seorang istri, ibu dari Daffa Bima Purwanto (9 tahun) dan Umar Siddiq Purwanto (7 tahun) dan tentunya sebagai Wakil Rektor 1 UTS. “Kemenangan ini semoga dapat bermanfaat bagi Sumbawa,” ungkapnya lagi, mengingat Dr Ana telah hijrah ke Sumbawa bersama suami dan kedua anaknya untuk dapat mengabdikan ilmunya untuk “mengerami” elang-elang muda UTS, sebuah kampus yang berada di kaki Bukit Olat Maras, Desa Batu Alang, Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa, Provinsi NTB.

Baca Juga  Mimpi Besar Alumni UTS Kuliah di Amerika Menjadi Nyata
Dr Ana bersama Ny Niken Saptarini Zulkieflimansyah (Ketua Yayasan Dea Mas)
Dr Ana bersama Ny Niken Saptarini Zulkieflimansyah (Ketua Yayasan Dea Mas)

Ungkapan kebanggaan juga disampaikan Inisiator, Pendiri dan Ketua Dewan Penasehat UTS, DR. Zulkieflimansyah M.Sc atas penghargaan yang diraih Wakil Rektor cantik ini. Dikatakan Doktor Zul—sapaan singkatnya, menghadirkan “the real eagle” untuk mengerami elang-elang muda UTS menjadi prioritas utama UTS saat ini. Hanya dosen-dosen berkualitas tinggi yang mampu menjadikan elang-elang muda UTS terbang mencengkeram dunia. Salah satunya menghadirkan Dr Ana dari sekian banyak dosen pilihan yang kini sedang mengabdikan ilmunya untuk peningkatan pendidikan Indonesia bagian timur. “Semoga lulusan UTS yang “dierami” para dosen hebat ini akan menularkan ilmunya ke seluruh penjuru dunia,” pungkasnya. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.