Dianggap Rawan, Panwas Perketat Pengawasan TPS

oleh -5 views
ilustrasi

SUMBAWA BESAR, SR (03/12/2015)

Panitia Pengawas (Panwas) Pilkada Kabupaten Sumbawa akan melakukan pengawasan lebih ketat di semua tempat pemungutan suara (TPS). Pengawasan ekstra ini dilakukan karena TPS dianggap sangat rawan. “Kami sudah memetakan sejumlah titik rawan, dan kami sudah memiliki variable,” kata Ketua Panwas setempat, Mahyuddin Soud S.Pd, Kamis (3/12).

Variabel dimaksud, ungkap Yudi—sapaan akrabnya, berkaitan dengan pendistribusian logistik dan daerah yang memiliki kecenderungan money politik. Kerawanan permasalahan ini bisa saja terjadi di semua TPS tanpa terkecuali. Sebab masing-masing daerah memiliki pola yang berbeda dalam kerawanannya. “Misalnya pendistribusian logistik ke daerah yang dianggap sulit dan sangat jauh. Kami sudah berkoordinasi dengan Panwascam dan Pengawas TPS agar ketersediaan logistik harus sesuai dengan jumlah DPT yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Disebutkan Yudi, jumlah pengawas TPS mencapai 861 orang. Jumlah ini disesuaikan dengan jumlah TPS yang ada. Apabila dikalkulasikan ada sekitar 1.098 orang pengawas, termasuk Panwas Kabupaten. Mengenai adanya pelanggaran Pilkada pada proses tahapan, Ia tidak menampiknya. Namun dugaan pelanggaran itu ada yang tidak memenuhi unsur dan ketika diproses tidak cukup bukti. Untuk ia berharap tidak ada pelanggaran Pilkada. Pihaknya akan fokus melakukan pengawasan agar pelaksanaan pesta demokrasi ini berjalan jujur, aman, jujur dan lancar. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Gubernur: Tugas Inspektorat Bukan Mencari-cari Kesalahan

No More Posts Available.

No more pages to load.