Dilaporkan Tidak Netral, Bupati Diperiksa Panwas

oleh -2 views

Abdul Hakim : Saya Juga Terima Kunjungan Tiga Paslon

TALIWANG, SR (01/12/2015)

Penjabat Bupati Sumbawa Barat, Abdul Hakim memenuhi undangan Panitia Pengawas Pemilihan Kepala Daerah (Pawaspilkada), Selasa (1/12). Panwas meminta keterangan seputar adanya laporan masyarakat dalam dugaan mengampanyekan salah satu Pasangan Calon (Paslon), bersama Ketua PB Nadlatul Wathan (NW) yang juga Gubernur NTB, TG KH Zainul Majdi dalam sejumlah lawatannya di Sumbawa Barat, Minggu (29/12) kemarin. ‘’Saya memenuhi undangan Panwas karena menghargai kewenangan mereka. Saya ditanya, sedikitnya 15 pertanyaan seputar kunjungan TGB,” terangnya.  Ia menegaskan, ia sebagai penjabat Bupati berkewajiban mendampingi TG Zainul Majdi selaku eks ovisio Gubernur tanpa diminta. Sebagai pejabat di bawah gubernur, ia bertugas mendampingi sesuai aturan protokoler. Kunjungan TGB ke Aik Kangkung, Jorok Tiram dan Batu Ble murni atas undangan warga NW, guna meresmikan pondok pesentren. Ia mengatakan, kehadiran Mala Panji kandidat calon  Bupati dan Wakil Bupati bukan atas undangannya. “Saya sudah koordinasikan ke Kapolres Sumbawa Barat soal protokoler kedatangan penjabat Gubernur. Saya tidak mungkin mengusir siapapun yang datang ke pendopo, terlebih dengan alasan mendampingi ketua partai yang mengusung koalisi pencalonan mereka,” jelasnya.

Ia menegaskan, bahwa TGB datang ke Sumbawa Barat tidak atas kapasitasnya sebagai Gubernur. Ia datang, sebagai ketua PB NW dan Ketua Partai Demokrat. “Kalau mau diprotes, itu hak dan sah saja. Tapi kalau boleh saya sarankan, protes juga dua tim partai dan tim sukses paslon lain yang berdiskusi dan mendatangi saya di pendopo,” tanyanya.

Baca Juga  Segel Kantor, Pengurus PK Tuntut Ketua Golkar Sumbawa Mundur

Abdul Hakim menambahkan, sebelum  paslon MAPAN, dua pengurus partai dan tim sukses paslon lain telah mendatanginya ke pendopo untuk berdiskusi soal Pilkada. Salah satunya, Ketua DPW PKS NTB TG Muharor, yang notabene sebagai salah satu partai koalisi pendukung F3 sendiri.  “Pada dasarnya saya mendukung semua pasangan calon dan itu dibuktikan dengan saya menerima mereka saat ingin bertemu, baik itu paslon langsung maupun melalui utusannya. Tapi kalau mau protes, Kalau bisa protes juga tim suksesnya sendiri kenapa mau datang ke pendopo. Apakah itu artinya saya juga mendukung paslon F3,” ujarnya lagi.

Sebelumnya, Ketua Panwas Sumbawa Barat, Unang Silatang telah menjadwalkan pemanggilan kepada penjabat Bupati ini. Di media, Ketua Panwas ini membeberkan sejumlah dugaan pelanggaran kampanye dan pelibatan penjabat Bupati terhadap blusukan salah satu Paslon. Cukup disayangkan, ketika usai memeriksa penjabat Bupati, ketua Panwas menggelar rapat tertutup tanpa memberikan keterangan resmi kepada media, yang sudah menunggu berjam-jam. (AR/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.