Pildacil Sumbawa Lahirkan Da’i dan Da’iyah Terbaik

oleh -14 views

SUMBAWA BESAR, SR (27/11/2015)

Pemilihan Da’i Da’iyah Cilik (Pildacil) IX tingkat Kabupaten Sumbawa berakhir, Kamis (26/11) malam. Kegiatan yang dipusatkan di Halaman Kantor Camat Sumbawa ini melahirkan da’i/da’iyah terbaik dari semua kategori.

Dalam lomba Pildacil tersebut, juara pertama kategori A Putra diraih M Fausan Maulana (SDN 16 Sumbawa). Juara pertama kategori A Putri diraih Cinta Mega Lestari (SDN 2 Pelat Unter Iwes). Juara pertama Kategori B Putra diraih M Izzy Rahman (SDN 1 Sumbawa). Juara pertama kategori B Putri diraih Nurul Intan Fhadilah (SDN 1 Labuhan Sumbawa). Juara umum perorangan diraih M Fausan Maulana dari SDN 16 Sumbawa. Juara pertama lomba Qasidah Rebana diraih MI Al Marif Sumbawa, disusul SDN 1 Sumbawa sebagai juara kedua dan ketiga SDN 7 Sumbawa.

Bupati Sumbawa melalui Asisten Pemerintahan Dr H Muhammad Ikhsan M.Pd dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada para juara. Prestasi yang diperoleh tidaklah diraih dengan mudah melainkan buah dari persiapan matang, kesungguhan, dan perjuangan yang tidak kenal lelah. Karena itu, para peserta patut berbahagia sekaligus bersyukur atas prestasi terhormat yang telah diraih. ‘’Semoga menjadi motivasi ke depan untuk bisa menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.

Untuk para peserta yang belum berhasil pada Pildacil kali ini, diminta tidak berkecil hati atau patah semangat. Sebaliknya, harus dapat diambil hikmahnya untuk terus belajar. Sebagai bahan renungan, ada tiga hal mendasar yang perlu ditanamkan kepada anak yaitu keimanan, ibadah, dan akhlaq. Tiga hal ini sangat penting untuk menjadi dasar pendidikan agama anak. Sehingga diharapkan pada pendidikan selanjutnya, anak dapat menempuhnya secara lebih mudah dan semakin meningkat. Pendidikan mengenai keimanan, ibadah, dan akhlaq (moral dan etika) kepada anak-anak adalah fase terpenting karena upaya untuk membentuk insan kamil.

Baca Juga  Diinisiasi Mahasiswa KKN UTS, Desa Lamenta Kini Miliki Bank Sampah

Lebih lanjut dikatakannya, pemberian materi keagamaan yang sesuai bisa mengantarkan anak pada pemahaman mendasar mengenai masalah-masalah keagamaan. Meski awalnya anak-anak belum sepenuhnya mengerti namun hakikat keimanan, tata cara ibadah, dan sopan santun mereka sudah tercermin dengan baik sejak kanak-kanak. Karenanya Pildacil ini diharapkan menjadi salah satu wahana untuk menanamkan keimanan kepada anak sejak dini. Dengan demikian anak akan memiliki dasar agama yang kuat sehingga mampu bertanggung jawab, menjadi generasi yang berkualitas dan berakhlaqul karimah. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.