Mangkir, Tersangka PPKK Disnakertrans Bakal Dijemput Paksa

oleh -0 views
Iwan Kurniawan SH
Kasi Pidsus Kejari Sumbawa, Iwan Kurniawan SH

SUMBAWA BESAR, SR (27/11/2015)

INW—tersangka kasus Proyek Perluasan Kesempatan Kerja (PPKK) Disnakertrans Sumbawa, mangkir dari panggilan penyidik Kejaksaan Negeri Sumbawa. Sedianya, tersangka memberikan keterangan Kamis (26/11) kemarin, namun hingga sore harinya tidak hadir memenuhi panggilan jaksa. “Kami akan kembali melayangkan panggilan terhadap tersangka kasus ini,” kata Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Sumbawa, Iwan Kurniawan SH, Jumat siang tadi.

Menurutnya, INW sudah dua kali dimintai keterangan, dan kali ini akan diperiksa untuk ketiga kalinya. Tapi yang bersangkutan tidak menginformasikan alasan ketidakhadirannya dalam memenuhi panggilan kejaksaan. “Kami hanya ingin melakukan pemeriksaan tambahan karena ada materi yang dianggap masih kurang,” imbuhnya.  Jika panggilan ketiga masih juga tidak hadir, Iwan—sapaan akrab pejabat kejaksaan ini menegaskan, INW akan dijemput paksa.

Sebelumnya Kajari Sumbawa, Sugeng Hariadi SH MH mengakui selain INW, ada tambahan tersangka baru untuk kasus yang sama hasil dari pengembangan penyidikan. Namun Kajari enggan menyebutkan identitas siapa tersangka baru dimaksud. Yang jelas tersangka itu salah seorang pegawai Disnakertrans. “Tersangka baru ini memiliki peran dan gerak langkah yang sangat besar. Karena dia yang melakukan pemalsuan dan lainnya,” bebernya.

Seperti diberitakan, Disnakertrans Sumbawa melaksanakan program PPKK Tahun 2013. Dalam melaksanakan program yang bersumber dari APBN ini dibagi di tiga lokasi yaitu Desa Kerekeh Kecamatan Unter Iwes, Kecamatan Maronge dan Kecamatan Buer dengan jumlah dana mencapai Rp 750 juta atau masing-masing desa mendapat alokasi Rp 250 juta. Hasil penyelidikan tim kejaksaan, dari tiga lokasi ini yang diduga bermasalah di Desa Kerekeh Kecamatan Unter Iwes. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD
Baca Juga  Polres Sumbawa Atasi Krisis Air Bersih di Desa Serading