Dituduh Larikan Gadis Ingusan, JH Babak Belur

oleh -9 views

SUMBAWA BESAR, SR (25/11/2015)

Wajah JH (22) sepertinya sulit dikenali. Pasalnya pemuda yang tinggal di Labuan Sangor, Kecamatan Maronge ini baru saja dikeroyok massa sehingga mukanya bonyok tak beraturan, Rabu (25/11). Dia terpaksa dievakuasi ke Polres Sumbawa untuk menghindari adanya aksi lanjutan. Kondisi yang dialami JH, karena diduga hendak membawa kabur gadis ingusan sebut saja Kembang (bukan nama sebenarnya) yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya.

Sebelumnya JH dan Kembang yang masih di bawah umur ini dalam perjalanan menuju Bima. Bus yang mereka tumpangi dihadang sekelompok orang di wilayah Kecamatan Plampang, lalu memaksa keduanya turun. Seperti dikomando, JH dihajar. Anggota Polsek Plampang yang mendapat laporan langsung bergerak ke TKP mengamankan JH yang sudah babak belur. JH langsung dievakuasi ke Polres Sumbawa.

Informasi yang diperoleh SAMAWAREA, JH mengaku memiliki hubungan asmara dengan Kembang. Sebelumnya sebulan lalu, JH bertemu Kembang di Terminal Dara Kota Bima. Saat itu gadis berumur 15 tahun itu mengaku ingin bekerja di Bima karena ada pamannya yang bekerja sebagai mandor di Pelabuhan Sape. Dari situlah cinta bersemi yang kemudian memboyong Kembang ke rumahnya di Labuhan Sangor, Kecamatan Maronge. “Saya dan dia ke Bima itu untuk bertemu orang tua saya meminta restu menikahi dia (Kembang), tapi di tengah jalan kami dicegat,” ujar JH lirih.

Baca Juga  Antusias, Pasien Operasi Bibir Sumbing HUT TNI AD Membludak

Kapolsek Plampang, IPDA Sumardi yang dihubungi tadi malam, mengaku hanya mengamankan JH dari aksi massa. Mengenai proses hukumnya, sudah ditangani Polsek Moyo Hilir yang sebelumnya laporan kehilangan gadis tersebut. “Kami hanya mengambil tindakan karena aksi pengeroyokan itu terjadi di wilayah Plampang,” akunya. Meski demikian, pihaknya tetap meminta keterangan pasangan tersebut dan akan berkoordinasi dengan Polsek Moyo Hilir. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.