SAAT-JAYA: Kami Bisa Jaya Karena Jasa Guru

oleh -2 views
Pasangan SAAT JAYA siap wujudkan generasi emas di Kabupaten Sumbawa

Selamat Hari Guru, Jasamu Tiada Tara 

SUMBAWA BESAR, SR (24/11/2015)

Guru adalah sosok yang begitu mulia dalam insan pendidikan. Pengabdian seorang guru membuatnya memiliki sebutan sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Pahlawan yang senantiasa berjuang dalam melahirkan generasi emas dan mencerdaskan bangsanya. Menyadari hal itu, Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, H Asaat Abdullah ST—Chandra Wijaya Rayes ST, akan memberikan perhatiannya terhadap nasib guru di daerah ini bukan hanya PNS namun juga non PNS di semua strata mulai dari PAUD/TK, SD, SMP dan SMA.

Karena itu melalui momen Hari Guru yang jatuh pada 25 November besok, pasangan yang dikenal dengan sebutan SAAT JAYA kembali menegaskan visi Sumbawa Sehat, Cerdas dan Berbudaya, dengan memberikan komitmen penuh untuk pengembangan dunia pendidikan. Konsen utama pasangan ini adalah mengawal generasi emas Sumbawa dengan memberikan penekanan pada pendidikan anak usia dini. Kepada SAMAWAREA, Calon Bupati H Asaat Abdullah ST, berjanji akan bersungguh-sungguh untuk mewujudkan visi besar tersebut. Baginya pendidikan merupakan salah satu pilar penting dalam melakukan akselerasi pembangunan, khususnya di Tana Sabalong Samalewa ini.

Pasangan SAAT JAYA siap wujudkan generasi emas di Kabupaten Sumbawa
Pasangan SAAT JAYA siap wujudkan generasi emas di Kabupaten Sumbawa

Ia menguraikan bahwa di era kepemimpinan Drs H Jamaluddin Malik—Drs H Arasy Muhkan, telah berhasil membangun pondasi pendidikan yang kokoh sebagai tonggak membentuk generasi emas Sumbawa. Salah satu keberhasilan tersebut adalah pendidikan PAUD yang telah merata dan menyebar di seluruh wilayah kabupaten. Target “1 desa 1 PAUD” sudah terlampaui, bahkan saat ini setiap dusun sudah tersedia lembaga pendidikan PAUD, sehingga tidak kurang dari 686 lembaga PAUD sudah didirikan. Pondasi tersebut kata Haji Saat—sapaan populernya, akan dilanjutkan dengan semakin memantapkan pembangunan pendidikan pada dimensi kualitas, khususnya kompetensi guru. Permendes No. 1 Tahun 2015 telah meletakkan kewenangan pendidikan anak usia dini pada pemerintahan desa, tetapi khusus Kabupaten Sumbawa, Ia menjamin hal itu akan semakin memantapkan peran pemerintah daerah pada akar pokok masalah pendidikan, yaitu penguatan kemampuan tenaga pendidik. Pemerintah daerah akan menjamin nasib seluruh tenaga-tenaga pendidik PAUD (TK dan PAUD) dengan insentif yang memadai dan penguatan kapasitas melalui pendidikan dan pelatihan serta beasiswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Haji Saat kembali menegaskan akan menyediakan 2.500 beasiswa khususnya bagi tenaga pendidik PAUD, SD, SMP dan SMA/SMK untuk melanjutkan pendidikan tinggi yang relevan. Dalam hal pembagian kewenangan desa dan pemerintah kabupaten, pemerintah daerah akan memberikan jaminan pada kualitas layanan, dengan mengamankan keberadaan lembaga, ketersediaan tenaga pendidik, dan kurikulum. “Jika SAAT-JAYA insya Allah terpilih pada Pilkada 9 Desember nanti maka ijin lembaga, jumlah dan kualitas tenaga pendidik hingga kurikulum akan menjadi konsen utama pasangan ini,” tegasnya.

Baca Juga  Pemuda dari 10 Negara Belajar Keberagaman di NTB
SAAT JAYA siap melangkah menjadikan Saatnya Sumbawa Jaya
SAAT JAYA siap melangkah menjadikan Saatnya Sumbawa Jaya

Bagi pasangan yang diusung Partai Hanura, Nasdem, PPP dan PKPI ini, guru adalah syarat mewujudkan generasi emas. Gurulah yang telah memberikan modal dan membangun potensi masyarakat. Bagi Haji Saat, Ia bisa mencapai manusia yang siap bertarung pada Pilkada dan bahkan siap dengan visi besar membangun Sumbawa yang lebih JAYA, semuanya karena jasa guru. Maka sewajarnyalah jika guru akan mendapat tempat istimewa dalam pemerintahannya, jika SAAT JAYA nanti terpilih.

Terakhir, pasangan dengan jargon SAATNYA SUMBAWA JAYA mengucapkan “selamat hari guru” sembari menegaskan kembali untuk memberikan jaminan yang layak bagi kehidupan guru, khususnya guru-guru non PNS. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD