Sumbawa Tembus 12 Besar Nominasi Nasional Apresiasi Pendidikan Islam

oleh -0 views

SUMBAWA BESAR, SR (23/11/2015)

Bupati Sumbawa Drs H Jamaluddin Malik menerima kunjungan Tim Verifikasi Apresiasi Pendidikan Islam dari Kementerian Agama RI, belum lama ini. Kunjungan tersebut dilakukan setelah Kementerian Agama menetapkan nominasi kabupaten/kota untuk penghargaan di bidang ini. Kabupaten Sumbawa termasuk 12 Kabupaten/Kota se Indonesia yang masuk nominasi nasional untuk memperoleh penghargaan tersebut.

Bertempat di Ruang Pertemuan Bupati Sumbawa, didampingi Sekretaris Daerah Drs. H. Rasyidi, Asisten Pemerintahan DR. H. Muhammad Ikhsan M.Pd, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa Drs H Baharuddin Maswarang, Kepala Dinas Pendidikan Nasional Sudirman S.Pd, Ketua MUI Sumbawa Drs. H. Nadi Husein, Ketua NU Sumbawa H. A. Rahman Mochtar, SE, MBA, Ketua Muhammadiyah Sumbawa Drs. H. Naziruddin, M.Si, Kepala MTsN Sumbawa Adiat Hasan S.Ag dan tokoh agama Islam lainnya, Bupati Sumbawa menerima dan beraudiensi dengan Tim Verifikasi Kementerian Agama yang dipimpin Abdullah Kholis. “Apresiasi Pendidikan Islam merupakan penghargaan tertinggi di bidang pendidikan Islam dari Kementerian Agama RI,” kata Abdullah Kholis dalam kesempatan itu.

Sementara Bupati Sumbawa Drs H Jamaluddin Malik mengatakan, selama ini Pemerintah Kabupaten Sumbawa telah berupaya mengembangkan dunia pendidikan Islam di Kabupaten Sumbawa baik formal maupun non formal. Antara lain pembangunan sarana pendukung pendidikan Islam, mendorong peningkatan kinerja penyuluh agama Islam, memperkuat keberadaan dan fungsi TPQ/TPA, madrasah, Pondok Pesantren dan lembaga-lembaga non formal lainnya yang terkait dengan pengembangan pendidikan Islam. Peningkatan fungsi masjid sebagai wahana diskusi keagamaan juga terus didorong sehingga berdampak positif pada kehidupan social. Selain itu sekolah-sekolah umum yang didirikan oleh organisasi keagamaan di Sumbawa seperti SMA Muhammadiyah, SMK Al Ma’arif dan lainnya diberikan ruang yang besar untuk berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan pemerintah daerah maupun kegiatan social lainnya. Kegiatan-kegiatan seremonial seperti Pemilihan Dai Kecil, Festival Anak Sholeh, dan Pawai Takbiran dinilai sebagai bagian dari upaya mengembangankan pendidikan Islam yang lebih dinamis di luar kurikuler sekolah. Namun yang paling penting Bupati Sumbawa menjelaskan bahwa semangat untuk selalu mengembangkan Pendidikan Islam baik formal maupun non formal di Kabupaten Sumbawa akan terus dilakukan dan ditingkatkan. Untuk itu Bupati Sumbawa berharap kepada Kementerian Agama agar regulasi-regulasi yang menghambat pengembangan pendidikan Islam untuk ditinjau ulang, sehingga program-program pemberian bantuan, beasiswa dan sebagainya tidak mengalami hambatan dan tidak bertentangan dengan aturan yang berlaku. Selain Bupati Sumbawa, Kakan Kemenag Sumbawa, Ketua MUI, Ketua NU, Ketua Muhammadiyah, Kepala Dinas Pendidikan Nasional, Kepala MTsN juga memberikan tambahan pemaparan tentang perkembangan pendidikan Islam di Kabupaten Sumbawa serta dampak dari kebijakan-kebijakan pemerintah daerah yang telah dirasakan manfaatnya selama ini.

Baca Juga  Lindungi Reklamasi Eks Tambang, PTNMR Wujudkan Kebun Raya

Setelah bertatap muka dengan Bupati Sumbawa dan para tokoh Islam, Tim Verifikasi Kemenag langsung turun lapangan untuk melakukan uji petik serta verifikasi administrasi. Selanjutnya Bupati Sumbawa akan diundang ke Kementerian Agama yang direncanakan 30 November – 1 Desember 2015 untuk mempresentasikan perkembangan pendidikan Islam sebagaimana diverifikasi saat ini. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD