Kuasai Senjata Polisi, Dua Warga Jadi Tersangka

oleh -9 views

SUMBAWA BESAR, SR (23/11/2015)

Sy alias Bados dan ED, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menguasai sepucuk senjata api jenis pistol. Penetapan status tersangka sekaligus penahanan terhadap dua warga Desa Propok, Kecamatan Buer ini, setelah Tim Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sumbawa melakukan penyidikan secara intensif yang diperkuat dengan hasil gelar perkara, Senin (23/11).

Senpi tersebut sebelumnya milik Bripka Syamsuddin, anggota Polres KSB yang hilang dalam aksi pencurian di kediamannya, Kecamatan Alas, beberapa bulan lalu. “Sudah kami jadikan tersangka,” kata Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim, IPTU Tri Prasetiyo, siang tadi.

Untuk tersangka ED, ditahan di sel tahanan Polres Sumbawa, sedangkan Bados, masih dalam perawatan medis di RS Manambai Abdulkadir, akibat luka yang dialami setelah terlibat perkelahian sengit dengan tetangganya. “Saat ini dia masih di rumah sakit dan dijaga ketat anggota,” aku IPTU Tri.

Bagaimana dengan kasus pencurian di kediaman anggota polisi apakah ada kaitannya dengan penguasaan senjata itu ? IPTU Tri mengaku, pembuktiannya masih belum mengarah. Dari hasil interogasi, Bados tidak mengakui telah mencuri senpi itu. Meski demikian, untuk pembuktiannya tidak harus dari keterangan tersangka, polisi tengah mencari bukti lainnya. Bados sempat menggunakan senjata itu untuk menembak. Setelah itu senpi dititipkan kepada ED. Sialnya Ed tidak melaporkan hal itu melainkan dibawa pulang dan disimpan di rumahnya. Awalnya yang bersangkutan tidak mengaku. Tapi setelah diselidiki, ternyata terbukti. Dan ED diduga memiliki niat untuk menyembunyikan senpi tersebut.

Baca Juga  Kades Poto dan Selingkuhannya Jadi Tersangka

Seperti diberitakan, penemuan senpi ini secara tak terduga. Bermula ketika menjelang magrib terjadi keributan di Desa Propok, Kecamatan Buer. Dari keributan itu terdengar suara letusan senjata. Terlihat Bados dalam kondisi terluka dan berlumuran darah. Bados meminta ED mengantarnya ke Puskesmas Buer. Ketika berada di depan pintu ruangan Puskesmas, Bados mengeluarkan senjata api yang berisi dua butir peluru tajam lalu menitipkannya kepada ED untuk disimpan. Selanjutnya ED ke rumah pamannya menyimpan senpi dimaksud. ED kembali di puskesmas. Namun tak berselang lama muncul Bripka Syamsuddin anggota Polsek Seteluk yang sebelumnya kehilangan Senpi menemui ED untuk menanyakan keberadaan senjata tersebut. Bersama ED, anggota polisi ini mengambil senpi itu dan benar adalah miliknya. Selanjutnya ED dibawa ke Polres Sumbawa, sedangkan Bados masih dalam perawatan. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.