Bertambah Tersangka Kasus Pembunuhan Nurtina

oleh -12 views
Kasat Reskrim Polres Sumbawa, AKP Tri Prasetiyo

Setelah Menantu, Cucu Korban Ditangkap

SUMBAWA BESAR, SR (20/11/2015)

Teka-teki jika EM (37) bukan satu-satunya tersangka kasus pembunuhan mertuanya, Nurtina (54), akhirnya terjawab. Hal ini setelah polisi melakukan pengembangan penyidikan, dan berhasil menetapkan seorang tersangka lagi. Adalah AS (19)—putra dari EM yang juga cucu dari korban. AS dan ibunya EM, diduga bersama-sama melakukan aksi pengeroyokan sehingga membuat Nurtina–ibu rumah tangga yang tinggal di KM 3 ruas jalan Sumbawa–Bima wilayah Kelurahan Samapuin, Kecamatan Sumbawa, menemui ajal. “Kami sudah menetapkan AS sebagai tersangka dan sudah kami tahan sejak kemarin,” kata Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim, IPTU Tri Prasetiyo kepada SAMAWAREA, Jumat (20/11).

Terungkapnya jika AS yang masih kuliah ini terlibat dalam pembunuhan itu, setelah polisi melakukan pemeriksaan sejumlah saksi. Dan saksi tersebut melihat AS ikut mengeroyok korban bersama ibunya. Terhadap perbuatan itu, AS dijerat pasal berlapis yaitu pasal 170 jo pasal 55 jo pasal 351 ayat 3 KUHP yakni melakukan penganiayaan sampai mengakibatkan orang meninggal dunia, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. Sejauh ini diakui Kasat IPTU Tri, pihak masih menetapkan dua orang tersangka, dan pengembangan terus dilakukan untuk mengungkap adanya kemungkinan tersangka lainnya.

Kasus penganiayaan yang menewaskan Tina—sapaan korban terjadi Minggu (13/9) dinihari. Berawal dari cek-cok mulut antara tersangka dan korban di rumah sekaligus warung nasi milik korban, KM 3 jalan lintas Sumbawa—Bima, wilayah Kelurahan Samapuin. Cek-cok ini berujung penganiayaan. Tersangka diduga menganiaya korban menggunakan kursi besi lipat berwarna hitam. Akibatnya, korban menderita luka berat di bagian kepala dan wajahnya dan sempat dirawat selama dua hari di RSUP Manambai Abdul Kadir, hingga akhirnya meninggal dunia. (JEN/SR)

 

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Hampir Setahun DPO, Tersangka Pencabulan Tertangkap

No More Posts Available.

No more pages to load.