Muh Amin: Golkar di Sumbawa Masih Belum Solid

oleh -0 views

SUMBAWA BESAR, SR (20/11/2015)

Pengurus Golkar NTB, H Muhammad Amin SH M.Si menilai konsolidasi Golkar di Kabupaten Sumbawa masih belum berjalan sesuai dengan harapan sehingga masih perlu dilakukan konsolidasi internal sebagai akibat dampak dari perselisihan kepengurusan yang sudah memasuki ranah pengadilan. Kondisi Golkar ini diakuinya bukan hanya terjadi di Sumbawa tapi juga hampir semua daerah. Karena itu Muh Amin—akrab politisi yang juga Wakil Gubernur NTB kepada SAMAWAREA saat berkunjung ke Sumbawa, Kamis (19/11) kemarin, terus mendorong dilakukan rekonsiliasi atau islah antar dua kubu Golkar mulai dari DPP, hingga DPD. “Saya terus berkomunikasi baik dalam rapat DPP maupun DPD, bahwa yang paling penting dan sangat substantif adalah rekonsiliasi, bukan putusan menang-menangan. Ini pun disambut positif oleh kedua tokoh Golkar yaitu Abu Rizal Bakrie dan Agung Laksono,” kata Muh Amin.

Sengketa yang terjadi selama ini dinilai telah menghabiskan energy dan membuat perpecahan. Untuk menyudahi hal tersebut adalah dengan bersatu kembali. Untuk DPD Golkar Sumbawa dan beberapa kabupaten/kota lainnya di NTB, Muh Amin berpesan, agar tidak mengedepankan ego masing-masing, dan kubu-kubuan. Tidak boleh ada saling ancam mengancam terutama ancaman PAW khusus bagi kader Golkar yang menjadi anggota DPRD. “Kita harus hindari yang namanya PAW, itu bukan solusi, kecuali ada pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan. langkah PAW sebagai dampak dari perseteruan Golkar bukan sebagai cara  untuk membesarkan partai. Ini bukan sengketa ideology, bukan juga sengketa AD/ART tapi sengketa kepengurusan. Kendati demikian semuanya masih dalam warna yang sama. Jadi apa susahnya kalau bersatu kembali untuk panji-panji kebesaran partai,” tandasnya.

Baca Juga  Video Novi Marahi Calon Bupati Haji Mo, Kus: Itu Hoax !!

Lalu bagaimana kondisi DPD Golkar NTB ? menurutnya, tetap terjalin komunikasi yang baik. Ini tercemin dari solidnya Fraksi Golkar di DPRD NTB. Sebab kalau fraksinya pecah maka akan berimbas kepada jalannya pemerintahan dan pembangunan. “Golkar NTB berjalan seperti biasa karena mereka menyadari bahwa perpecahan tidak membawa manfaat dan mengecilkan partai. Mereka butuh kerjasama, karena dengan cara ini barisan akan semakin kuat. Dan perlu diingat bahwa Partai Golkar adalah partai dewasa dan mapan, apapun yang terjadi dan menggoyahkan kesolidan partai pasti mampu dilewati,” pungkasnya. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD