Rekanan PLTS Labangka Penuhi Panggilan Polisi

oleh -13 views

SUMBAWA BESAR, SR (16/11/2015)

Upaya penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Sumbawa dalam mengungkap dugaan penyimpangan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Kecamatan Labangka, tak pernah berhenti. Setelah memanggil beberapa orang termasuk Mantan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Sumbawa, Ir A Rahim, giliran Abdul Kholik—Direktur PT AS yang merupakan rekanan pemenang tender proyek senilai Rp 31,8 Miliar. Saat dimintai keterangan, rekanan tersebut didampingi istrinya.

Menurut informasi, dalam pengerjaan proyek dimaksud, PT AS tidak menerima gambar perencanan melainkan gambar layout secara garis besar. Dan yang mengajukan Rencana Anggaran Biaya (RAB) adalah peserta lelang. Sebelumnya pernah dilakukan ujicoba terhadap PLTS tersebut dan berfungsi dengan baik. Hanya PLTS berbeda dari PLTD. Dimana listrik yang dihasilkan sangat bergantung pada cuaca. Dalam proyek ini yang dipasang adalah peralatan dengan kapasitas 1 MW.

Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi SAMAWAREA melalui Kasat Reskrim, IPTU Tri Prasetiyo mengakui telah memeriksa Direktur PT AS selaku rekanan pemenang tender proyek PLTS Labangka. Namun sejauh ini polisi masih membutuhkan keterangan sejumlah saksi lainnya termasuk dokumen dalam mendukung upaya pengumpulan data ini. “Bagaimana pelaksanaannya dan dokumennya, kami masih mendalaminya dan masih banyak pihak terkait yang akan dimintai klarifikasinya,” jelas IPTU Tri sapaan singkat perwira muda ini.

Proyek PLTS Interkoneksi 1 MW di Kecamatan Labangka ini hingga kini belum dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. Awal pelaksanaan proyek dengan nilai anggaran keseluruhan Rp 31,8 miliar ini, dibangun 70 unit pembangkit. Dari jumlah ini hanya 38 unit yang bisa dimanfaatkan. Kuat dugaan hasil pengerjaan proyek ini tidak sesuai spesifikasi. Parahnya lagi proyek kementerian ESDM ini belum dihibahkan kepada Pemda Sumbawa sehingga menemui hambatan untuk dilakukan pemeliharaan. (JEN/SR)

 

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Terapkan Restorative Justice, Kejari Sumbawa Sudah Bebaskan 4 Tersangka

No More Posts Available.

No more pages to load.